
Anis Hidayah Minta Rekomendasi Komnas HAM Mengikat
13 menit yang lalu
Program di Desa Raya mengembangkan potensi tanaman hias dan bunga krisan menjadi agrowisata serta peluang usaha.
Terbit · 1 min read

Universitas Sumatera Utara (USU) meraih Mandaya Awards 2026 kategori Perguruan Tinggi berkat program Agrowisata Taman Seribu Bunga di Desa Raya, Kabupaten Karo. Menurut laporan ANTARA, program itu mengembangkan potensi lokal untuk mendukung ekonomi masyarakat.
Penghargaan tersebut diserahkan di Jakarta pada Selasa (27/10/2026) kepada Rektor USU Prof. Dr. Muryanto Amin oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar bersama Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Fauzan.
Dalam keterangan yang diterima di Medan pada Selasa, Muryanto mengatakan penghargaan itu menjadi dorongan bagi perguruan tinggi untuk menghasilkan inovasi yang manfaatnya dirasakan masyarakat. Ia menilai riset dan pengabdian perlu diarahkan pada potensi daerah agar menciptakan nilai tambah ekonomi dan memperkuat kemandirian warga.
Muryanto mengatakan pengembangan agrowisata di Berastagi ditujukan untuk meningkatkan kemandirian BUMDes dan mendukung kesejahteraan warga Desa Raya. Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilan program pengabdian perlu dinilai dari manfaat yang dirasakan masyarakat dan keberlanjutan pengelolaannya.
Menurut laporan ANTARA, penghargaan itu diraih melalui program Desa Binaan 2025 yang dijalankan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USU. Program tersebut diketuai Prof. Elisa Julianti dan berfokus pada peningkatan kemandirian BUMDes Arih Ersada.
Program itu mengembangkan kebun tanaman hias dan hamparan bunga krisan menjadi destinasi agrowisata. Pengembangannya mencakup penataan taman bunga, penyediaan area berkemah, serta pengolahan bunga krisan menjadi teh siap minum bermerek Art-teasant.
Pengembangan tersebut juga membuka peluang usaha melalui pengolahan produk lokal. BUMDes Arih Ersada diharapkan semakin mandiri, sementara petani dan pedagang bunga setempat berpeluang memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan.
Muryanto mengatakan program pengabdian diharapkan dapat memperkuat kemampuan masyarakat mengelola potensi daerah dan membuka peluang usaha jangka panjang.