
Prasetyo Tunggu Hasil Penyidikan Penyadapan Presiden
15 menit yang lalu
Investor asing membukukan beli bersih saat IHSG melemah; BBCA memimpin daftar saham yang dibeli.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan CNBC Indonesia, investor asing mencatat pembelian bersih Rp268,67 miliar saat IHSG melemah 43,35 poin atau 0,88 persen ke level 4.860,94 pada sesi pertama perdagangan Rabu (4/11/2026).
Pada sesi itu, volume transaksi tercatat 148,83 juta lot dengan nilai Rp5.358,85 miliar atau sekitar Rp5,36 triliun.
Mengutip data Stockbit Sekuritas, laporan yang sama menyebut nilai beli asing mencapai Rp2,12 triliun, sedangkan nilai jualnya Rp1,86 triliun.
BBCA memimpin daftar pembelian bersih asing dengan Rp117,43 miliar dan volume 23,91 juta saham, disusul BBRI sebesar Rp64,62 miliar dengan volume 23,94 juta saham.
TINS mencatat pembelian bersih Rp25,67 miliar dengan volume 7,95 juta saham, BRIS Rp22,32 miliar dengan volume 21,50 juta saham, dan DEWA Rp15,54 miliar dengan volume 73,47 juta saham, terbesar di antara sepuluh saham teratas.
Daftar pembelian bersih juga mencakup MEDC Rp12,63 miliar, PTRO Rp12,33 miliar, TLKM Rp11,83 miliar, EMAS Rp9,57 miliar, serta PACK Rp8,74 miliar dengan volume 30,61 juta saham.
BMRI mencatat jual bersih asing terbesar, Rp67,64 miliar dengan volume 18,87 juta saham, sementara TPIA mencatat Rp15,05 miliar, BRPT Rp10,69 miliar, dan ITMG Rp10,17 miliar.
Saham lain yang dilepas asing ialah AMMN sebesar Rp8,39 miliar, UNTR Rp8,26 miliar, JPFA Rp5,89 miliar, ADRO Rp3,72 miliar, INKP Rp3,30 miliar, dan BULL Rp3,21 miliar dengan volume 14,65 juta saham.