
Vatikan Tegaskan Dukungan Solusi Dua Negara
13 menit yang lalu
BEI menghentikan sementara perdagangan saham ARKO pada 28 Oktober 2026 akibat penurunan harga kumulatif yang signifikan.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan CNBC Indonesia, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan penghentian sementara perdagangan atau suspensi saham PT Arkora Hydro Tbk (ARKO). Suspensi itu mulai berlaku pada perdagangan Rabu (28/10/2026).
Mengutip pengumuman Bursa, suspensi dilakukan sehubungan dengan penurunan harga kumulatif yang signifikan pada saham ARKO.
Dalam pengumuman tersebut, Bursa menyatakan, "Dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) pada tanggal 28 Oktober 2026," demikian penjelasan Bursa.
Penghentian perdagangan saham ARKO dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Menurut laporan yang sama, langkah itu memberi waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan keputusan investasi di saham ARKO berdasarkan informasi yang ada.
Bursa juga mengimbau pihak terkait. "Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan," tutup Bursa.
Menurut laporan yang sama, saham Arkora Hydro terpantau berada pada level Rp1.365 per saham. Harga tersebut turun cukup dalam sepanjang tahun berjalan, yakni 77,06 persen.
Dalam satu bulan terakhir, saham ARKO tertekan 62,70 persen. Dalam seminggu terakhir, saham itu melemah 9,00 persen.
Saat ini, ARKO tercatat memiliki kapitalisasi pasar senilai Rp3,99 miliar dengan rasio saham yang beredar di publik sebesar 32,27 persen, menurut data yang dikutip dalam laporan tersebut.