
KemenPPPA Catat Kenaikan Peran Perempuan
14 menit yang lalu
Bantuan senilai Rp4,67 miliar diberikan kepada warga dari berbagai jenjang pendidikan.
Terbit · 1 min read

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyalurkan bantuan Pemutihan Ijazah Tahap II Tahun 2026 kepada 2.810 warga dengan nilai total Rp4.671.693.000. Menurut laporan ANTARA, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan program itu saat upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98.
Upacara tersebut berlangsung di halaman Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu (28/10/2026). Penerima bantuan berasal dari lulusan berbagai jenjang pendidikan.
Rinciannya, bantuan diberikan kepada 199 lulusan SD, 911 lulusan SMP, 304 lulusan SMA, 1.104 lulusan SMK, 289 lulusan Sanggar Kegiatan Belajar, dan tiga lulusan Sekolah Luar Biasa.
Pramono mengatakan keterbatasan ekonomi tidak seharusnya menghalangi generasi muda mengembangkan potensi dan meraih masa depan yang lebih baik. Ia menyebut program itu sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda agar ijazah yang tertahan tidak membatasi kesempatan anak muda.
Menurut laporan yang sama, penerima ditetapkan melalui pendataan, verifikasi, dan validasi secara berjenjang. Dinas Pendidikan DKI Jakarta berkoordinasi dengan satuan pendidikan untuk memastikan bantuan diberikan kepada warga yang memenuhi persyaratan.
Bantuan tersebut diharapkan membantu warga menggunakan dokumen kelulusan untuk melanjutkan studi, melamar pekerjaan, atau meningkatkan keterampilan. Pramono juga mengajak generasi muda Jakarta untuk terus belajar, bekerja keras, berkarya, dan berkontribusi bagi masyarakat.
Dalam upacara bertema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, Pramono membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. Ia menekankan pentingnya membangun generasi muda yang berprestasi sekaligus peduli terhadap sesama.
Pramono mengatakan Pemprov DKI akan terus membuka akses pendidikan dan kesempatan bagi generasi muda. Ia menyampaikan harapan agar mereka tumbuh dengan semangat pengabdian, perjuangan, dan kemanusiaan.