
PG Ngadiredjo Giling 9,23 Juta Kuintal Tebu
12 menit yang lalu
Kemitraan melalui PO membantu menjaga pasokan bahan baku beras premium setelah panen kedua berakhir.
Terbit · 1 min read

Perum Bulog Sentra Penggilingan (SPP) Padi Kendal bekerja sama dengan penggilingan padi kecil untuk menjaga pasokan bahan baku produksi beras premium setelah musim panen kedua berakhir. Menurut laporan ANTARA, Manajer Operasional Bulog SPP Kendal M Aziz Latif menyampaikan hal itu di Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (31/10/2026).
Aziz mengatakan pasokan gabah mulai berkurang setelah panen kedua selesai. Ia menyebut sekitar delapan hingga sepuluh penggilingan kecil rutin memasok bahan baku sesuai kebutuhan produksi setiap periode.
Penggilingan kecil yang menjadi pemasok berasal dari wilayah Kendal dan Demak. Aziz mengatakan Bulog menyerap beras hasil produksi penggilingan kecil sebagai bahan baku beras premium, selain mengandalkan penyerapan gabah secara mandiri.
Menurut laporan yang sama, kerja sama itu dilakukan melalui mekanisme pemesanan pembelian atau PO, bukan kontrak resmi maupun sistem maklon. Pembelian disesuaikan dengan kebutuhan produksi dan ketersediaan pemasok.
Aziz mengatakan pola tersebut membantu penggilingan kecil mempercepat perputaran stok ketika kapasitas penyimpanan mereka mulai terbatas setelah panen. Bulog membeli hasil produksi mereka melalui mekanisme PO.
Bulog tetap menjalankan dua jalur pengadaan, yakni membeli gabah kering panen untuk diolah menjadi beras atau membeli beras untuk diproses kembali menjadi beras. Menurut Aziz, pembelian dari penggilingan kecil menjadi alternatif ketika harga gabah meningkat dan persaingan memperoleh bahan baku makin ketat setelah panen.
Aziz mengatakan beras dari penggilingan kecil dapat diolah menjadi beras premium selama kondisinya masih segar dan memenuhi persyaratan pengolahan Bulog. Ia menyebut permintaan beras premium di pasaran cukup tinggi.
Aziz mengatakan Bulog memperkuat produksi untuk menjaga stabilitas harga beras premium sesuai harga eceran tertinggi sebesar Rp14.900 per kilogram. Ia berharap kerja sama itu mendukung kesinambungan produksi sekaligus memberi manfaat bagi Bulog dan penggilingan daerah.