
BPOLBF Dorong Camino de Flores Jadi Ikon Wisata Religi
10 menit yang lalu
Hashim meminta pengusaha memperbaiki iklim investasi dan menghentikan praktik manipulasi saham.
Terbit · 1 min read

Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Sujono Djojohadikusumo meminta pengusaha serius memperbaiki iklim usaha dan investasi di Indonesia. Menurut laporan CNBC Indonesia, ia menyampaikan hal itu dalam pembukaan Rapimnas Kadin 2026 di Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Hashim menilai isu penurunan peringkat bursa Indonesia berisiko menekan arus investasi langsung asing. Ia memperingatkan, arus keluar dana dalam jumlah besar dapat melemahkan rupiah.
“Rupiah bisa semakin lemah. Saya sudah hitung, bisa di Rp 20.000 - Rp 21.000, ada yang bilang Rp 22.000,” ujarnya, seperti dikutip CNBC Indonesia.
Menurut Hashim, pelemahan rupiah dapat membuat Indonesia membayar pinjaman luar negeri lebih mahal. Ia menyebut dampaknya bisa menjadi bencana dan malapetaka bagi ekonomi Indonesia.
Hashim juga meminta pengusaha, terutama yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), menghentikan praktik goreng-menggoreng saham. Ia mengatakan pemerintah akan menindak tegas praktik tersebut.
“Mohon dengan sangat praktik goreng-gorengan dihentikan,” kata Hashim. Ia mencontohkan pemerintah Turkiye yang, menurutnya, berhasil menangkap 94 pelaku manipulasi saham.
Hashim menilai persoalan di bursa itu serius dan memperingatkan agar dampaknya tidak mendorong rupiah ke Rp 21.000 atau Rp 22.000 per dolar AS. Ia juga mengatakan kondisi tersebut dapat menimbulkan dampak politik negatif.