
Pemerintah Tingkatkan Bedah Rumah dan Dukung UMKM
12 menit yang lalu
Pemerintah merencanakan penyimpanan minyak mentah di dalam negeri untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Terbit · 2 min read

Pemerintah menyiapkan pembangunan fasilitas penyimpanan minyak mentah di dalam negeri agar impor komoditas strategis itu bisa langsung masuk ke Indonesia tanpa singgah di negara lain, menurut laporan ANTARA.
Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyampaikan hal itu dalam keterangannya di Jakarta, Senin (26/10/2026). Menurut dia, langkah ini disiapkan untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Pembangunan fasilitas tersebut akan dilakukan oleh badan layanan umum (BLU) bersama sejumlah perusahaan mitra. Seusai konferensi pers bertajuk "Ketahanan Energi Nasional", Bahlil mengatakan BLU bersama beberapa perusahaan yang sudah menjalin kerja sama akan membangun fasilitas itu agar impor minyak mentah tidak lagi mampir di negara lain.
Menurut laporan yang sama, rencana tersebut sejalan dengan perubahan skema pengadaan energi melalui Peraturan Presiden Nomor 107 Tahun 2026. Lewat aturan itu, pengadaan minyak mentah, bahan bakar minyak (BBM), dan elpiji kini dilakukan BLU melalui kerja sama antarpemerintah serta kerja sama pemerintah dengan badan usaha.
Langkah tersebut juga merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto, yang meminta jajarannya segera menyiapkan langkah antisipasi, termasuk alternatif terburuk, agar Indonesia tetap memperoleh sumber energi di tengah ketidakpastian geopolitik. Saat ini, Indonesia masih mengimpor minyak mentah, meski tidak lagi dari kawasan Timur Tengah.
Selain menyiapkan infrastruktur penyimpanan, Bahlil dijadwalkan berangkat ke sejumlah negara, termasuk India dan China, untuk memperoleh kepastian pasokan minyak mentah. Ia juga mendapat tugas dari Presiden untuk mencari kontrak pasokan jangka panjang.
Bahlil menyampaikan jaminan kepada masyarakat. "Rakyat Indonesia, tenang. Insya Allah saya akan memberikan jaminan, atas arahan dan perintah Presiden Prabowo bahwa cadangan BBM kita dalam standar minimum nasional, harga tidak akan naik untuk BBM subsidi. Saya diperintahkan untuk mencari kontrak jangka panjang," kata Bahlil.
Bahlil menyebut langkah-langkah tersebut sebagai upaya bertahan di tengah situasi global yang tidak menentu. Melalui fasilitas penyimpanan di dalam negeri, kontrak pasokan jangka panjang, dan skema pengadaan langsung antarnegara, pemerintah berupaya memastikan pasokan energi nasional tetap terjaga sehingga kebutuhan masyarakat dan aktivitas perekonomian tidak terganggu oleh gejolak di luar negeri.