
Lebih dari 500 Orang Terluka di Demo Rompi Kuning Prancis
18 menit yang lalu
Program mencakup bedah rumah, rumah subsidi, serta pemanfaatan produk genteng lokal yang telah memenuhi standar SNI.
Terbit · 1 min read

Pemerintah meningkatkan program bedah rumah, memperluas akses rumah subsidi, dan mendorong pemanfaatan bahan bangunan lokal untuk memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurut laporan ANTARA, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyampaikan perkembangan program tersebut setelah bertemu Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Dalam pernyataannya pada Senin (26/10/2026), Maruarar mengatakan program bedah rumah tercatat sebanyak 45 ribu rumah pada tahun lalu dan ditingkatkan menjadi 400 ribu rumah pada tahun ini.
Maruarar menyebut peningkatan program itu sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dan meningkatkan kualitas rumah. Menurut laporan yang sama, pemerintah juga memperluas kepemilikan rumah melalui program rumah subsidi berskema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) agar masyarakat memperoleh pembiayaan yang terjangkau.
Maruarar juga melaporkan pengembangan industri genteng tanah liat berbasis UMKM di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Program itu mencakup pendampingan dan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas produksi dan memenuhi standar kualitas.
Ia mengatakan 34 UMKM telah lolos SNI dan menyiapkan 2,4 juta genteng tanah liat. Menurut Maruarar, sertifikasi tersebut berkaitan dengan keandalan produk dan upaya menjaga kualitasnya.
Pemerintah mendorong penggunaan produk lokal sesuai potensi daerah. Maruarar menyebut penguatan UMKM menjadi bagian dari program perumahan nasional karena menghubungkan kebutuhan pembangunan rumah dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Maruarar juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberi perhatian pada pengembangan program ASRI, yang mengedepankan lingkungan yang nyaman, indah, sehat, serta pemberdayaan UMKM. Program itu tengah dipersiapkan untuk mendukung kualitas lingkungan permukiman dan partisipasi pelaku usaha lokal.