
Meta Ungguli Google dalam Pertumbuhan Iklan
8 menit yang lalu
SMEXPO Bekasi mempertemukan UMKM binaan dengan pasar dan calon mitra bisnis.
Terbit · 2 min read

PT Pertamina (Persero) menghadirkan 50 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan dalam Pertamina SMEXPO Regional Bekasi 2026. Menurut laporan ANTARA, peserta berasal dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, dan Aceh.
Kegiatan itu berlangsung di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (30/10/2026) hingga Minggu (1/11/2026). Direktur Operasi Pertamina Foundation Gusman Adiwardhana mengatakan SMEXPO bertujuan memperkenalkan produk unggulan, memperluas akses pasar, dan membuka peluang kerja sama bisnis.
Gusman menyebut SMEXPO diharapkan menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk bertemu konsumen, memperkenalkan produk, memperoleh masukan pasar, dan membuka peluang kerja sama. Dalam laporan yang sama, ia mengatakan ajang tersebut diharapkan membantu pelaku UMKM lebih percaya diri membawa produk lokal ke pasar yang lebih luas.
Proses seleksi dan kurasi peserta dimulai sejak awal 2026. Dari sekitar 8.000 UMKM yang mendaftar, sekitar 350 menjalani kurasi, sebelum 50 UMKM terpilih untuk memasarkan produknya di ajang tersebut.
Peserta membawa produk dalam empat kategori, yakni kuliner, fesyen, kerajinan, dan agribisnis. Pertamina Foundation juga meluncurkan katalog digital PFpreneur yang memuat profil UMKM binaan beserta produk unggulan mereka dan dapat diakses secara daring.
Selain pameran, kegiatan tersebut menghadirkan penjodohan bisnis yang mempertemukan pelaku UMKM dengan calon pembeli dan mitra bisnis potensial. Sekretaris Perusahaan Pertamina sekaligus Dewan Pengawas Pertamina Foundation Arya Dwi Paramita mengatakan SMEXPO memberi mitra binaan kesempatan bertemu pasar dan memahami kebutuhan konsumen.
Arya mengatakan penyelenggaraan SMEXPO terus dievaluasi dan menunjukkan perkembangan positif, salah satunya melalui peningkatan nilai transaksi. Menurut laporan yang sama, nilai transaksi SMEXPO Regional Yogyakarta sekitar Rp3,8 miliar selama tiga hari penyelenggaraan, sedangkan Pertamina menargetkan nilai transaksi minimal Rp2,5 miliar di Bekasi.
SMEXPO Bekasi juga menghadirkan Pojok Sayang Aceh, ruang khusus untuk produk UMKM binaan Pertamina dari Aceh yang terdampak bencana. Ketua Umum Persatuan Wanita Patra Pusat Priscilia Simon Mantiri mengatakan ajang tersebut mempertemukan potensi pelaku usaha dengan peluang pengembangan bisnis dan mengapresiasi peran perempuan dalam pengembangan UMKM, termasuk sebagai perajin, pelaku usaha kuliner, dan penggerak usaha rumahan.