
Kemenhub Perketat Pengawasan Angkutan Bus
9 menit yang lalu
Hitung cepat menempatkan Iotova di posisi teratas, sementara Gyurov menerima hasilnya.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Presiden sementara Bulgaria Iliana Iotova diprediksi menang dalam putaran kedua pemilihan presiden berdasarkan hasil hitung cepat. Ia unggul atas pesaingnya, Andrey Gyurov.
Pemungutan suara berlangsung pada Minggu (1/11/2026) di Bulgaria. Hasil penghitungan paralel lima lembaga survei menunjukkan Iotova meraih 56,6-58,2 persen suara, sedangkan Gyurov memperoleh 38,6-40,6 persen.
Dalam konferensi pers di Sofia, Gyurov mengatakan, "Kami menerima hasilnya, seberapa pun mengejutkannya," menurut laporan yang sama. Ia juga menyatakan tanggung jawab politiknya tidak berakhir meskipun kampanye telah selesai.
Pada putaran pertama yang berlangsung pada akhir pekan sebelumnya, Iotova meraih 34,76 persen suara dan Gyurov memperoleh 31,95 persen. Iotova merupakan tokoh senior Partai Sosialis Bulgaria (BSP).
Selama kampanye, Iotova menolak tambahan dukungan senjata bagi Ukraina dan menyerukan penyelesaian melalui jalur diplomatik. Sikap itu berbeda dengan posisi Gyurov.
Sebelum menjadi presiden sementara, Iotova menjabat wakil presiden di bawah Rumen Radev. Ia mengambil alih jabatan tersebut setelah Radev mengundurkan diri pada Januari, sementara Partai Bulgaria Progresif mendukung pencalonannya untuk masa jabatan penuh lima tahun.
Partai Bulgaria Progresif, yang dipimpin Radev, memperoleh 131 dari 240 kursi Majelis Nasional dalam pemilu parlemen pada April. Gyurov, mantan wakil gubernur Bank Nasional Bulgaria, sebelumnya memperingatkan bahwa kemenangan Iotova dapat mengurangi kekuatan penyeimbang di puncak kekuasaan karena partai itu telah menguasai pemerintahan.
Gyurov juga mengkritik sikap pemerintah yang dinilainya ragu-ragu terkait Uni Eropa dan keamanan, serta berkurangnya dukungan bagi Ukraina dan lambatnya koordinasi dengan NATO dan mitra Uni Eropa. Menurutnya, pendekatan tersebut membuat Bulgaria lebih rentan dan menjadi titik lemah di sisi timur pertahanan NATO.