
MU dan AS Roma Bertemu di Liga Champions
15 menit yang lalu
Produksi PHE hingga September 2026 mencakup minyak, gas, eksplorasi, dan perawatan sumur.
Terbit · 1 min read

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatat produksi minyak dan gas bumi sebesar 945 ribu barel setara minyak per hari hingga September 2026. Menurut laporan ANTARA, angka tersebut terdiri atas produksi minyak 467 ribu barel per hari dan gas 2.762 juta standar kaki kubik per hari.
Informasi itu disampaikan Sekretaris Perusahaan PHE Hermansyah Y Nasroen dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta. Laporan ANTARA menyebut keterangan itu disampaikan pada Senin (2/11/2026).
Hermansyah menyebut capaian produksi itu menunjukkan komitmen PHE dalam menjaga ketahanan energi nasional. Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangan resmi perusahaan.
Di bidang eksplorasi, PHE menyelesaikan pemboran 14 sumur eksplorasi. Perusahaan juga mengerjakan survei seismik 2D seluas 3.320 kilometer dan survei seismik 3D seluas 4.197 kilometer persegi.
PHE menemukan sumber daya kontingen 2C sebesar 333 MMBOE, yang terdiri atas 206 MMBOE minyak dan 127 MMBOE gas. Realisasi penambahan cadangan terbukti atau P1 tercatat sebesar 72 MMBOE.
Untuk kegiatan produksi dan pemeliharaan sumur, perusahaan melakukan pemboran eksploitasi pada 443 sumur dan pekerjaan perawatan sumur pada 943 sumur. Layanan sumur tercatat sebanyak 22.585 pekerjaan.
Hermansyah mengatakan PHE akan mengoptimalkan produksi, eksploitasi, dan perawatan sumur untuk mencapai target operasional hingga akhir 2026, dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja.
PHE menyatakan akan mengoptimalkan pengelolaan aset hulu migas melalui percepatan program pengeboran, penerapan teknologi, dan peningkatan efisiensi operasi. Perusahaan menyebut langkah itu ditujukan untuk memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi perusahaan dan negara.