
Bea Cukai Musnahkan 255 Karung Pakaian Bekas
14 menit yang lalu
Edy meminta penguatan layanan pengaduan dan kepesertaan aktif untuk menjaga kepercayaan terhadap JKN.
Terbit · 1 min read

Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto meminta BPJS Kesehatan meningkatkan pelayanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Menurut laporan ANTARA, ia menyoroti perlunya bantuan bagi peserta yang menghadapi kendala layanan.
Dalam laporan yang terbit Selasa (27/10/2026), Edy mencontohkan penguatan meja pengaduan di lobi rumah sakit. Fasilitas itu diharapkan membantu pasien yang mengalami masalah administrasi maupun pelayanan.
“Kalau pasien mengalami masalah saat mengakses pelayanan, harus ada tempat untuk mengadu dan mendapatkan penyelesaian. Desk pengaduan di rumah sakit perlu diperkuat supaya masyarakat tidak dibiarkan menghadapi persoalannya sendiri,” kata Edy, dikutip ANTARA di Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Edy menyampaikan hal tersebut untuk merespons isu penghapusan JKN yang meresahkan masyarakat. Menurut dia, peningkatan kualitas pelayanan merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan program itu.
Ia mengatakan peserta tidak hanya membutuhkan jaminan pembiayaan kesehatan, tetapi juga informasi dan pendampingan ketika menghadapi kendala di rumah sakit. Petugas pengaduan, menurut Edy, perlu memberikan solusi nyata dan tidak sekadar memenuhi kewajiban administratif rumah sakit.
Selain pembenahan layanan, Edy mendorong perluasan kepesertaan aktif dan pemeliharaan keberlanjutan pembiayaan JKN. Ia juga meminta pemerintah memperkuat kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN), termasuk mengevaluasi kecukupan kuota dan ketepatan sasaran penerima.
ANTARA juga melaporkan BPJS Kesehatan sebelumnya membantah informasi di media sosial mengenai penghapusan program tersebut. Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah mengatakan JKN tetap berjalan berdasarkan landasan hukum dan pihaknya berfokus meningkatkan pelayanan.