
Ekspor September 2026 Naik 11,87%
13 menit yang lalu
Program ini mengembangkan talenta dan usaha kreatif desa melalui pendampingan, inkubasi, serta akses pasar.
Terbit · 2 min read

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan Program Aktivasi Desa Kreatif menjangkau 80 desa di Indonesia untuk mengasah talenta lokal, memperkuat jenama daerah, dan memberi nilai tambah pada produk kreatif. Menurut laporan ANTARA, program itu dijalankan secara berkelanjutan melalui penguatan kapasitas, pendampingan intensif, inkubasi bisnis, serta fasilitasi akses pasar nasional dan global.
Dalam keterangan yang diterima di Jakarta pada Senin (2/11/2026), Riefky menyampaikan bahwa program tersebut mencakup kegiatan di Desa Adiluhur, Kebumen. Pembinaan potensi ekonomi kreatif di daerah itu telah dilakukan oleh pemerintah daerah.
Riefky menyampaikan arahan Presiden agar dukungan tidak hanya berfokus pada pembangunan desa baru, tetapi juga memperkuat talenta, jenama lokal, dan produk industri kreatif yang telah tumbuh di berbagai desa.
Di Desa Adiluhur, program tersebut mencakup lima kegiatan di bidang sulih suara, konten digital, penyiaran, literasi bisnis, serta jasa teknologi informasi dan komunikasi. Kegiatan itu menjadi bagian dari pengembangan keterampilan dan kemampuan usaha peserta.
Dalam pelatihan sulih suara dan penyiaran, peserta mengikuti kegiatan yang mencakup pengolahan vokal, teknik bercerita, dan seni berbicara di depan umum bersama praktisi Voice People Jogja, Iqbal Fais. Kelas literasi bisnis membahas kemampuan manajerial, pengelolaan keuangan, dan akses pembiayaan.
Saat meninjau Koperasi Desa Merah Putih Adiluhur, Riefky menyaksikan Program Sinergi Inkubasi Akselerasi dan Penguatan (SIAP) Talenta Jasa TIK. Peserta dibina untuk membangun reputasi dan citra profesional agar dapat menjangkau klien nasional.
Riefky optimistis kreativitas desa dapat memberi penghasilan yang layak, membuka lapangan kerja, meningkatkan perekonomian daerah, dan berkontribusi terhadap produk domestik regional bruto. Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah menyebut daerahnya memiliki potensi kreatif di bidang kriya, kuliner, pariwisata, dan seni pertunjukan, serta berharap kolaborasi membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi dan akses pasar.
Program Aktivasi Desa Kreatif melibatkan pemerintah pusat dan daerah, praktisi, komunitas, pelaku usaha, lembaga keuangan, serta media. Program itu hadir untuk memastikan potensi desa mampu berdaya saing dan memberi dampak bagi perekonomian Indonesia.