
Kadin Nilai Fundamental Ekonomi Masih Kuat
10 menit yang lalu
Enam dari tujuh saham emiten sawit yang disorot melemah dalam sebulan, di tengah pemeriksaan terkait karhutla.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan CNBC Indonesia, enam dari tujuh saham emiten sawit yang tercatat di Bursa Singapura melemah dalam sebulan hingga periode pengamatan yang diberitakan. Satu saham lainnya tidak berubah, sementara penurunan bulanan terbesar yang disebutkan adalah Bumitama Agri sebesar 22,64%.
Laporan tersebut mengaitkan sorotan terhadap emiten dengan pemeriksaan kabut asap lintas batas. Badan Lingkungan Nasional Singapura (NEA) meminta dokumen dan informasi dari 10 perusahaan pada 23 Oktober 2026, termasuk mengenai hubungan korporasi, lokasi konsesi, serta upaya pencegahan dan penanganan kebakaran di Indonesia.
Selain Bumitama Agri, TSH Resources turun 21,51% dalam sebulan dan First Resources melemah 18,04%. Golden Agri-Resources turun 14,06%, sedangkan Wilmar International terkoreksi 9,42%.
Dalam periode sepekan, Kencana Agri mencatat penurunan terbesar, yakni 9,09%. Bumitama Agri turun 5,20%, Wilmar International 3,54%, dan Golden Agri-Resources 1,79%; laporan tidak merinci angka mingguan First Resources.
Secara keseluruhan, lima dari tujuh saham melemah dalam sepekan dan dua lainnya tidak berubah. Rata-rata sederhana perubahan harga ketujuh saham tercatat minus 3,18% dalam sepekan dan minus 14,72% dalam sebulan, dengan bobot sama untuk setiap emiten.
Laporan CNBC Indonesia menyebut pimpinan perusahaan terkait menghadiri pertemuan dengan tiga menteri Singapura pada 28 Oktober 2026. Pemerintah meminta pemeriksaan independen atas operasi, hubungan korporasi, dan rantai pasok untuk menelusuri kemungkinan kontribusi perusahaan terhadap kebakaran penyebab kabut asap.
Daftar penerima surat NEA mencakup 10 entitas, termasuk anak perusahaan dari kelompok Golden Agri-Resources dan TSH Resources. Laporan itu menegaskan pemeriksaan belum menetapkan perusahaan terkait bersalah; penurunan harga saham selama sebulan juga tidak dapat langsung dianggap sebagai akibat pemanggilan karena periode pengamatan dimulai sebelumnya.