
Danantara Wajibkan Mitra Asing Gandeng Perusahaan Lokal
8 menit yang lalu
Kelompok pemuda itu menolak pemangkasan belanja sosial dan rencana menghidupkan kembali wajib militer.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, kelompok pemuda Jerman Gen Z Regelt menerbitkan surat terbuka kepada Kanselir Friedrich Merz pada Kamis (29/10/2026), menjelang demonstrasi nasional untuk memprotes kebijakan pemerintah.
Aksi tersebut direncanakan berlangsung pada 31 Oktober 2026 di lebih dari 20 kota. Gen Z Regelt menyebut demonstrasi akan digelar secara damai.
Kelompok itu terdiri atas pelajar sekolah menengah, mahasiswa, peserta magang, dan profesional muda. Aksi besar direncanakan berlangsung di Berlin, Hamburg, Munich, Frankfurt, dan Cologne, serta 27 kota lainnya.
Menurut laporan yang sama, penyelenggara menyatakan lebih dari 150.000 orang telah mendaftarkan diri secara daring untuk mengikuti demonstrasi.
Dalam surat terbuka yang dipublikasikan secara daring, kelompok tersebut mengkritik pemangkasan belanja sosial dan penanganan pemerintah terhadap krisis iklim. Mereka juga menyoroti kekhawatiran kaum muda mengenai perang dan konflik serta rencana menghidupkan kembali wajib militer.
Gen Z Regelt menilai pemerintah tidak mendengarkan kekhawatiran kaum muda. Mereka meminta pemerintah memprioritaskan anggaran untuk sekolah, keterjangkauan biaya hidup, dan pembagian beban yang lebih adil.
Kelompok itu juga menyerukan perlindungan hak-hak dasar, menolak perluasan pengawasan, serta meminta langkah perlindungan iklim. Mereka menegaskan penolakan terhadap wajib militer.