
Psikolog Bagikan Cara Menghadapi Kritik
12 menit yang lalu
Saham TMPO menguat, sementara Timothy Ronald tercatat memiliki 1,26 persen saham perusahaan.
Terbit · 1 min read

Di Jakarta, saham PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) naik lebih dari 22 persen ke Rp286 per saham pada perdagangan 4 November 2026. Menurut laporan CNBC Indonesia, kenaikan itu terjadi saat mayoritas saham di Indeks Harga Saham Gabungan melemah.
Laporan yang terbit pada 4 November 2026 itu juga mencatat saham TMPO naik 25,44 persen dalam sepekan. Dalam periode satu dan tiga bulan, kenaikannya masing-masing mencapai 75,61 persen dan 89,47 persen.
CNBC Indonesia mengutip data Stockbit yang diperbarui per 30 Oktober 2026. Data tersebut mencatat tokoh media sosial bidang keuangan Timothy Ronald memiliki 13.373.100 saham TMPO atau 1,26 persen dari total saham beredar.
Pada bulan sebelumnya, kepemilikan Timothy tercatat 0 persen. Laporan itu menyebut kepemilikannya bertambah sepanjang Oktober 2026.
Dengan acuan harga TMPO Rp220 per saham, nilai kepemilikan tersebut diperkirakan sekitar Rp2,94 miliar, menurut laporan yang sama.
Pada periode yang sama, EFG Bank AG, Singapore Branch A/C Clients tercatat mengurangi kepemilikan dari 3,12 persen menjadi 1,61 persen setelah melepas 16 juta saham.
Laporan CNBC Indonesia juga menyebut Yulie Sekuritas Indonesia keluar dari daftar pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1 persen. PT Grafiti Pers tercatat memiliki 24,28 persen saham TMPO, sedangkan kepemilikan publik mencapai 25,03 persen.
Pemegang saham lainnya yang disebut dalam laporan tersebut adalah Yayasan Tempo 21 Juni 1994 dengan 17,13 persen, PT Jaya Raya Utama dengan 16,28 persen, Yayasan Pembangunan Jaya Raya dengan 8,54 persen, serta Yayasan Karyawan Tempo dengan 8,28 persen.