
KLH Siapkan Paviliun Indonesia di COP31
8 menit yang lalu
Pemerintah mendorong pemanfaatan kapasitas produksi dan penguatan rantai pasok industri makanan dan minuman.
Terbit · 1 min read

Menteri Perindustrian M Sarmuji menilai industri makanan dan minuman Indonesia perlu meningkatkan pemanfaatan kapasitas produksi serta memperkuat rantai pasok. Menurut laporan CNBC Indonesia, upaya itu diperlukan agar kontribusi sektor tersebut terhadap perekonomian meningkat.
Sarmuji menyampaikan hal itu dalam acara Krista Food Expo 2026 di PIK 2026, Rabu (4/11/2026). Laporan CNBC Indonesia menyebut industri tersebut mencatat pertumbuhan dan investasi positif, tetapi kapasitas produksi yang tersedia dinilai belum dimanfaatkan secara optimal.
Dalam acara itu, Sarmuji mengatakan utilisasi industri perlu terus didorong agar kapasitas yang ada dapat digunakan lebih besar. Ia menyebut peningkatan pemanfaatan kapasitas diharapkan menaikkan kontribusi industri makanan dan minuman terhadap perekonomian nasional.
Selain utilisasi, sektor tersebut perlu meningkatkan produktivitas dan inovasi, memanfaatkan bahan baku lokal, menambah nilai produk, serta memperluas akses pasar. Menurut laporan yang sama, langkah-langkah itu dipandang penting untuk meningkatkan daya saing produk.
Sarmuji menjelaskan rantai pasok industri makanan dan minuman mencakup sektor hulu yang menyediakan bahan baku pertanian, perkebunan, dan perikanan, serta sektor hilir yang menghasilkan produk akhir. Di antara keduanya terdapat industri pengolahan yang mengubah bahan baku menjadi produk antara.
Ia mengatakan produk antara dapat memberi pelaku usaha pangan peran lebih luas dalam rantai nilai, termasuk memasok kebutuhan usaha dan industri lain. Satu jenis bahan baku, menurut Sarmuji, dapat diolah menjadi beragam produk turunan untuk digunakan dalam proses produksi berikutnya.
Pengembangan produk antara juga membuka peluang bagi pelaku industri untuk memasok bahan baku olahan, tidak hanya menjual produk kepada konsumen akhir. Pasokannya dapat ditujukan bagi usaha dan industri lain dalam ekosistem pangan maupun sektor terkait.
Namun, penguatan rantai pasok masih menghadapi tantangan dalam menjaga kemampuan pengolahan agar konsisten, efisien, serta sesuai spesifikasi dan kebutuhan pasar. Sarmuji menilai kapasitas produksi di bagian antara perlu diperkuat, termasuk kemampuan mengolah produk secara konsisten dan efisien.