
Pertagas Raih Lima Penghargaan Platinum
19 menit yang lalu
Investasi jaringan ditingkatkan untuk menghadapi pertumbuhan trafik, sementara teknologi perusahaan diarahkan untuk menghemat energi.
Terbit · 1 min read

XLSMART menaikkan panduan belanja modal jaringan 2026 dari Rp15 triliun menjadi Rp20 triliun untuk menghadapi pertumbuhan konsumsi data. Menurut laporan CNNIndonesia.com, investasi itu dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas dan efisiensi energi.
Tambahan investasi itu akan digunakan untuk menambah pengoperasian BTS, melakukan fiberisasi, memperluas layanan 5G, serta memanfaatkan spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz.
Direktur dan Chief Regulatory Officer XLSMART Merza Fachys mengatakan perkembangan kecerdasan buatan, komputasi awan, dan layanan digital meningkatkan kebutuhan konektivitas berkualitas. Dalam acara media di Jakarta pada 5 September 2026, ia menyatakan pembangunan infrastruktur harus memberi manfaat nyata bagi Indonesia dan jaringan diperkuat secara bertahap sesuai kebutuhan setiap wilayah.
Menurut Merza, ukuran pembangunan infrastruktur digital tidak hanya jumlah BTS atau luas cakupan jaringan, tetapi juga manfaatnya bagi masyarakat dan dunia usaha.
Pertumbuhan jaringan juga meningkatkan kebutuhan listrik untuk mengoperasikan BTS dan perangkat pendukungnya. Menurut laporan yang sama, penggunaan energi yang efisien menjadi tantangan karena trafik data dapat berubah sepanjang hari.
XLSMART menyatakan telah menggunakan kecerdasan buatan untuk membantu operasional jaringan, termasuk melalui asisten kecerdasan buatan di pusat operasi jaringan dan tim rekayasa lapangan. Perusahaan juga mengembangkan X-Site untuk memantau suhu perangkat BTS dan mengendalikan pendingin secara otomatis.
Direktur dan Chief Technology Officer XLSMART Shurish Subbramaniam mengatakan pemanfaatan teknologi cerdas dalam operasional perusahaan mampu mengoptimalkan investasi, memangkas biaya operasional, serta mereduksi konsumsi energi hingga 40 persen pada berbagai sektor solusi yang dikembangkan perusahaan.
Perusahaan juga melakukan integrasi jaringan dan konsolidasi infrastruktur setelah merger XL Axiata dan Smartfren. XLSMART menyebut langkah itu ditujukan untuk mengoptimalkan jaringan yang dimiliki di tengah meningkatnya kebutuhan layanan digital.