
Dasar WNI Bebas Visa ke Sejumlah Negara ASEAN
10 menit yang lalu
James Gunn ingin setiap film DCU tetap menarik sebagai kisah tersendiri, meski karakter dan ceritanya dapat terhubung.
Terbit · 1 min read

James Gunn mempertahankan pendekatan kisah individual dalam mengembangkan semesta DC Universe (DCU), meski sejumlah kritik menginginkan film-filmnya mengarah pada narasi lintas cerita. Menurut laporan CNN Indonesia, ia menyampaikan pandangan itu saat menanggapi komentar pengguna media sosial.
Gunn menulis di Threads pada Sabtu (24/10/2026) bahwa DCU merupakan semesta alternatif yang memungkinkan cerita dimulai dari titik atau waktu berbeda. Ia juga menolak anggapan bahwa kisah individual hanya bermakna jika berujung pada cerita lain.
Menurut laporan CNN Indonesia yang mengutip Variety, Gunn menyebut pendekatan serupa telah digunakan Star Wars melalui film, serial, gim, dan buku. Ia menambahkan bahwa DCU tetap dapat memiliki keterhubungan antarkisah.
Gunn mencontohkan kisah Superman yang dimulai lewat film Superman dan berlanjut ke Man of Tomorrow. Cerita itu juga memuat sejumlah karakter yang telah diperkenalkan dalam kisah lain.
Namun, menurut Gunn, keterhubungan tersebut tidak menjadikan kisah lain sekadar pengantar. Ia ingin penonton menikmati Clayface sebagai film horor yang menghibur, bukan hanya menantikan kemunculan karakter itu di film berikutnya.
CNN Indonesia juga melaporkan, Gunn sebelumnya menanggapi kritik atas keputusan menggarap Clayface. Karakter itu dinilai lebih khusus dibandingkan tokoh utama DC seperti Superman atau Supergirl.
Dalam tanggapan yang dikutip Variety pada Rabu (7/10/2026), Gunn menyebut sejumlah film yang menurutnya tidak lahir dari pemungutan suara publik. Ia mengatakan proyek Clayface berawal dari gagasan dan inspirasi para kreatornya.