
Bunga Deposito BRI, BNI, dan Mandiri Stabil
10 menit yang lalu
Produk beku berbasis nabati itu mulai dijual di sejumlah pasar khusus di Amerika Serikat Timur Laut.
Terbit · 2 min read

Perfecta Premium Plant-Based Meat meluncurkan produk daging nabati cetak tiga dimensi (3D) di Amerika Serikat. Menurut laporan CNBC Indonesia yang mengutip Forbes pada Minggu (1/11/2026), perusahaan itu menggandeng KeHE Distributors untuk memasarkannya di sejumlah supermarket di wilayah Timur Laut AS.
Produk tersebut tersedia di pasar khusus di New York, New Jersey, Pennsylvania, Massachusetts, dan Virginia. Laporan itu menyebut produk dijual dalam kondisi beku dan dibuat dengan teknologi milik perusahaan di pabriknya di Ness Ziona, Israel.
Perfecta Premium merupakan anak usaha Steakholder Foods Ltd. Produk awalnya mencakup alternatif nabati untuk unggas, sapi, dan makanan laut, dengan varian stik marmer, potongan has dalam, dada ayam, serta kepingan ikan putih dan salmon.
Direktur Utama Steakholder Foods Arik Kaufman mengatakan peluncuran di wilayah Timur Laut AS menjadi langkah awal perusahaan menjangkau konsumen melalui rak ritel. Ia menyampaikan, “Peluncuran kami di Amerika Serikat Timur Laut merupakan langkah maju yang menarik karena Perfecta mulai menjangkau konsumen melalui rak ritel untuk pertama kalinya,” sebagaimana dikutip dalam laporan tersebut.
Kaufman juga mengatakan perusahaan menilai produk berbasis nabati dapat menawarkan pengalaman makan tanpa kompromi. Ia menyebut Perfecta berniat memperluas jangkauan ritel dan jaringan distribusinya seiring meningkatnya permintaan konsumen.
Menurut laporan CNBC Indonesia, satu porsi stik marmer seberat 8,8 ons mengandung 220 kalori, 26 gram protein, 26 gram karbohidrat, dan 3,5 gram lemak. Produk itu juga mengandung 1.030 miligram natrium, setara 45 persen asupan harian, serta 10 gram serat.
Bahan yang disebutkan meliputi air, tepung gandum, metilselulosa, minyak rapa, dan perasa alami. Produk tersebut tidak cocok bagi orang yang alergi gandum atau kedelai dan dijual dengan harga sekitar US$10 atau Rp180.000 per kemasan.
Laporan itu menyebut Steakholder Foods telah menjual produk protein cetak 3D di Israel dan Taiwan. Pada 2023, perusahaan mengumumkan produk belut nabati cetak 3D yang ditujukan untuk penggunaan sel hasil budidaya pada masa mendatang; perusahaan lain yang disebut mengembangkan makanan cetak 3D berbasis nabati adalah Revo Foods di Wina dan Novameat di Barcelona.