
Pertagas Raih Lima Penghargaan Platinum
17 menit yang lalu
Industri fesyen dinilai dapat menarik wisatawan dan memperluas manfaat ekonomi bagi warga di daerah wisata.
Terbit · 1 min read

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menilai industri fesyen dapat mendukung pengembangan pariwisata, terutama layanan wisata belanja. Menurut laporan ANTARA, ia menyampaikan penilaian itu dalam keterangan yang dikutip dari siaran pers kementerian.
Keterangan tersebut dikonfirmasi di Jakarta pada Selasa (27/10/2026). Jakarta Fashion Week 2027 berlangsung pada 26 Oktober hingga 1 November 2026.
Widiyanti mengatakan karya mode dapat menjadi daya tarik yang mendorong wisatawan berkunjung ke Indonesia. Ia juga berharap wisatawan mengenal karya desainer Indonesia dan mendatangi sentra wastra serta proses kreatif perajin.
Pemerintah berupaya meningkatkan layanan wisata belanja untuk mendukung usaha lokal dan memberi manfaat ekonomi lebih besar bagi warga di daerah wisata, menurut laporan yang sama.
Widiyanti berharap Jakarta Fashion Week dapat memberdayakan generasi baru desainer, memperkuat industri mode Indonesia, dan memperluas jangkauan pasar produk fesyen nasional. Ia juga menyatakan aspirasi menjadikan Jakarta sebagai Pusat Mode Asia Tenggara.
Ajang tersebut menghadirkan rangkaian peragaan busana dan kegiatan kolaborasi kreatif yang mempertemukan talenta fesyen Indonesia dan mancanegara. Acara itu menampilkan lebih dari 100 karya desainer Indonesia serta desainer dari Singapura, Filipina, Thailand, Malaysia, Kamboja, Vietnam, Korea, dan Australia.
Kementerian Pariwisata turut mendukung ekshibisi budaya “Waves of Weave” dalam rangkaian acara. Ekshibisi itu menampilkan koleksi wastra dan kebaya dari negara-negara Asia Tenggara.
Direktur Kreatif Jakarta Fashion Week Rd. Andandika Surasetja menilai kolaborasi lintas negara dan sektor penting untuk menguatkan ajang tersebut sebagai panggung kreativitas dan pendorong pertumbuhan ekosistem industri. Menurut laporan yang sama, ia mengatakan keterlibatan berbagai mitra membuka peluang pertukaran perspektif, eksplorasi lintas budaya, dan kolaborasi lintas industri.