
Ayah Menanti Dua Anak Korban KMP Virgo
13 menit yang lalu
Ngasiman Djoyonegoro meminta penyidik menelusuri jaringan, aliran dana, dan pihak yang terkait dengan penyelundupan.
Terbit · 1 min read

Analis intelijen dan keamanan Ngasiman Djoyonegoro mengapresiasi penggagalan penyelundupan 1,16 ton ketamin di perairan Sumatera Utara. Menurut laporan ANTARA, ia menilai penindakan itu menunjukkan kemampuan pengawasan maritim dan koordinasi antarlembaga.
Pengungkapan dilakukan di perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara. Polri bersama Badan Narkotika Nasional, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Ditpolair Baharkam Polri, serta Polda Sumatera Utara menggagalkan pengangkutan ketamin menggunakan kapal MT Global 168.
Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Djoyonegoro, yang akrab disapa Simon, mengatakan Polri dan lembaga terkait mampu mendeteksi ancaman serta melakukan penindakan terpadu. Ia mendorong penyidik menelusuri jaringan di balik penyelundupan tersebut.
Simon menilai pemindahan barang antarkapal di Laut Andaman dan pergantian nama kapal merupakan pola yang perlu didalami. Ia meminta penyidik menelusuri asal muatan, pengendali perjalanan kapal, dan penerima akhir barang.
Ia juga menyebut kemungkinan kemiripan modus dengan perkara MV Fuchangxing 1 yang melibatkan 800 kilogram narkotika di perairan Anambas. Menurut Simon, bila kedua perkara berkaitan, pengungkapan ini dapat membantu pemetaan jaringan yang lebih luas.
Simon turut mendorong penelusuran aliran dana, sumber pasokan, pihak pemesan, pemilik manfaat, dan pengendali operasi. Ia mengatakan informasi tentang kapal berbendera Mongolia yang terdaftar atas nama perusahaan Malaysia perlu diperiksa melalui dokumen dan hubungan operasional.
Dalam laporan yang sama, Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto menyebut petugas mengamankan delapan awak kapal, terdiri atas tujuh warga negara Indonesia dan satu warga negara Taiwan. Petugas juga mengamankan 58 karung dengan berat bruto total 1,16 ton ketamin, alat komunikasi, dan kapal MT Global 168. Simon berharap pengungkapan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat deteksi dini dan mengantisipasi perubahan modus penyelundupan.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.