
DKI Siapkan Rp362 Miliar untuk Bantargebang
11 menit yang lalu
Bea Cukai mengamankan 25,88 kg emas senilai Rp61,95 miliar di lima bandar udara internasional sepanjang Oktober 2026.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan menggagalkan upaya penyelundupan ekspor emas ilegal dengan total 25,88 kilogram (kg) senilai Rp61,95 miliar sepanjang Oktober 2026.
Hal itu disampaikan Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Priyono Triatmojo dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (26/10/2026). Penindakan tersebut dilakukan di lima bandar udara internasional.
Kelima bandar udara itu adalah Bandara Internasional Juanda Surabaya, Bandara Internasional Kertajati Majalengka, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Internasional Yogyakarta, dan Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta.
Priyono merinci bahwa sebagian besar pelaku penyelundupan ekspor emas ilegal ini adalah warga negara asing (WNA) dengan modus bepergian ke luar negeri.
Menurut Priyono, penindakan ini merupakan wujud kehadiran negara dalam menyelamatkan sumber daya yang ada. Ia mengaitkannya dengan upaya Bea Cukai mewujudkan program Presiden, Asta Cita.
“Bea Cukai tentu berkomitmen penuh untuk menjaga segala pintu-pintu masuk terkait dengan penyelundupan, khususnya sumber daya alam,” ujarnya menambahkan.
Menurut laporan yang sama, Bea Cukai telah mengamankan seluruh pelaku serta barang bukti untuk diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Proses penyidikan dan penegakan hukum turut menggandeng Bareskrim Polri, TNI, Kejaksaan, dan otoritas bandara terkait.
Priyono menyebut pengungkapan ini merupakan hasil kerja yang kolaboratif dan koordinatif. Bea Cukai mengoptimalkan informasi intelijen, mempertajam analisis risiko, dan memanfaatkan teknologi terbaru untuk mengantisipasi penindakan emas ilegal.
Ia menambahkan, dengan kerja sama para pemangku kepentingan dan pemanfaatan teknologi terkini, upaya atau modus ekspor emas ilegal diharapkan dapat diantisipasi dan ditindak dengan lebih baik.