
Tito Karnavian Raih Penghargaan Tata Kelola Daerah
10 menit yang lalu
Harris menekankan independensi advokat dan akses bantuan hukum bagi masyarakat Maluku.
Terbit · 1 min read

Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Profesional Harris Arthur Hedar menegaskan advokat harus berperan membela keadilan dan menjaga independensi. Menurut laporan ANTARA, ia menyampaikan hal itu dalam pelantikan empat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PERADI Profesional di Maluku.
Pelantikan berlangsung di Ambon pada Jumat (6/11/2026) malam. Empat kepengurusan yang dilantik berasal dari Kota Ambon, Kota Saumlaki, Maluku Tenggara, dan Seram Raya.
Harris mengatakan advokat merupakan salah satu pilar penegakan hukum, bukan sekadar pelengkap sistem peradilan. Ia juga meminta advokat berani bersikap independen, termasuk saat berhadapan dengan penyalahgunaan kewenangan.
Menurut laporan yang sama, Harris mengingatkan agar advokat membela hak masyarakat tanpa menggunakan profesinya untuk membenarkan perbuatan yang salah. Ia juga menekankan pentingnya ketersediaan bantuan hukum bagi warga yang menghadapi hambatan geografis dan keterbatasan ekonomi di wilayah kepulauan Maluku.
Ia berharap keberadaan empat DPD dapat memperluas pelayanan dan memperkuat kapasitas advokat di daerah. Harris juga mengaitkan peran advokat dengan semangat pela gandong, yang menurutnya mengajarkan kebersamaan dan saling menjaga.
Dalam sambutannya, Harris mengatakan, “Di Maluku kami mengenal semangat hidup orang basudara. Saya ingin semangat itu menjadi kekuatan pengurus, yaitu bersatu menjaga kehormatan profesi, tidak saling menjatuhkan, dan hadir ketika masyarakat membutuhkan keadilan,” tuturnya.
Harris meminta pengurus menjadikan organisasi sebagai wadah pengabdian, pembinaan, dan perlindungan profesi, bukan tempat mencari kedudukan. Ia mendorong jajaran DPD menyusun program kerja terukur, memperkuat pendidikan dan pembinaan, menegakkan disiplin organisasi, serta membangun hubungan kelembagaan tanpa mengorbankan independensi advokat.
Pelantikan dihadiri Wakil Gubernur Maluku dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Maluku. Harris mengatakan keberhasilan pengurus dinilai dari manfaat yang dirasakan anggota dan masyarakat, bukan banyaknya acara yang diselenggarakan.