
Bencana 2025 Tekan Harga Pangan Aceh
17 menit yang lalu
Penghargaan diberikan atas kepemimpinan Tito dalam mendorong tata kelola pemerintah daerah berbasis kinerja.
Terbit · 1 min read

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menerima penghargaan Outstanding Leadership in Performance-Based Regional Governance Reform dalam CNN Indonesia Awards 2026. Menurut laporan CNBC Indonesia, penghargaan itu diserahkan oleh Chairman CT Corp Chairul Tanjung kepada Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk yang mewakili Tito.
Penyerahan berlangsung di JW Marriott Hotel Jakarta pada Jumat (6/11/2026) malam. Laporan tersebut menyebut penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas kepemimpinan Tito dalam mendorong reformasi tata kelola pemerintah daerah berbasis kinerja.
Di bawah kepemimpinan Tito, Kementerian Dalam Negeri mendorong pemerintah daerah beralih dari penyelenggaraan yang berorientasi pada pemenuhan administrasi menuju tata kelola yang inovatif, terukur, dan berdampak bagi masyarakat, menurut laporan yang sama.
Upaya yang disebut mencakup penguatan tata kelola, pengendalian inflasi, penurunan pengangguran, serta penanggulangan kemiskinan dan stunting. Kemendagri juga mendorong peningkatan layanan kesehatan, akses pendidikan, penyediaan hunian layak, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dengan memperhatikan lingkungan.
Laporan CNBC Indonesia menyebut Kemendagri turut mendorong pembiayaan kreatif agar pemerintah daerah mengembangkan sumber pembiayaan pembangunan yang inovatif dan berkelanjutan sesuai peraturan. Pendekatan itu diharapkan memperluas kapasitas fiskal daerah dan mengurangi ketergantungan pembangunan pada APBD.
Direktur CNN Indonesia Desi Anwar mengatakan perubahan besar kerap berawal dari gagasan dan keberanian untuk melakukan pembaruan. Ia menyebut pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, dan sektor swasta telah menghadirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.
Desi berharap penghargaan tersebut menginspirasi lebih banyak pihak untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi Indonesia. Ia juga menilai kolaborasi pemerintah dengan berbagai pemangku kepentingan penting untuk mewujudkan Indonesia yang mandiri, produktif, inklusif, dan berdaya saing.