
The Remarried Empress Tayang 4 November
27 menit yang lalu
Senjata api otomatis dan perangkat GPS ditemukan dalam tas di Karak yang menurut penyelidikan awal terbawa angin dari perbatasan.
Terbit · 1 min read

Pasukan keamanan Yordania menyita sembilan senjata api otomatis dan perangkat GPS dari sebuah tas yang diselundupkan menggunakan balon udara panas. Menurut laporan ANTARA yang mengutip Xinhua, Direktorat Keamanan Publik Yordania menyampaikan penyitaan itu.
Tas tersebut ditemukan di area Muhi, Kegubernuran Karak, di wilayah selatan Yordania. Keterangan itu disampaikan pada Minggu (1/11/2026), tetapi laporan tidak mencantumkan tanggal pasti penyitaan.
Juru bicara Direktorat Keamanan Publik mengatakan Kepolisian Karak menindaklanjuti laporan mengenai tas mencurigakan di area Muhi. Polisi kemudian menemukan dan menyita senjata serta perangkat GPS di dalam tas tersebut.
Penyelidikan awal menunjukkan tas itu terbawa angin dari area perbatasan selatan Yordania, menurut keterangan juru bicara yang diberitakan ANTARA dengan merujuk Xinhua.
Penyitaan terjadi sepekan setelah sekelompok pria bersenjata melepaskan tembakan ke arah warga sipil yang menghadiri upacara pemakaman di sebuah gereja di Desa Hmoud, Karak.
Pemerintah Yordania menyatakan serangan di gereja itu menewaskan sembilan orang dan melukai beberapa lainnya. Keterangan tersebut disampaikan dalam pernyataan resmi pemerintah.
Otoritas Yordania kemudian mengumumkan penangkapan tiga tersangka yang berkaitan dengan serangan tersebut setelah operasi keamanan. Laporan tidak menyebutkan tanggal penangkapan.