
PG Ngadiredjo Giling 9,23 Juta Kuintal Tebu
14 menit yang lalu
Forum mempertemukan pemuda dari berbagai daerah untuk bertukar gagasan dan membahas persoalan pembangunan.
Terbit · 2 min read

Ketua Dewan Kehormatan Rembuk Pemuda Hashim Djojohadikusumo menilai forum yang mempertemukan generasi muda dari berbagai daerah penting untuk memperluas perspektif dan mencari pendekatan baru bagi tantangan pembangunan. Menurut laporan ANTARA, ia menyampaikan hal itu dalam Rembuk Nasional Pemuda Indonesia di Jakarta.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (31/10/2026). Hashim mengapresiasi perjalanan Rembuk Pemuda selama tiga tahun dalam mempertemukan anak muda untuk bertukar gagasan dan membangun kolaborasi.
Dalam acara tersebut, Hashim menyampaikan, “Kita membutuhkan ruang untuk berembuk, menyatukan ide, dan menyamakan arah. Forum seperti ini penting untuk memperluas perspektif dan menemukan pendekatan-pendekatan baru dalam menjawab tantangan pembangunan.”
Hashim berharap generasi muda memanfaatkan ruang dialog untuk menyatukan gagasan dan berkontribusi dalam pembangunan bagi generasi mendatang. Rembuk Nasional Pemuda Indonesia mengangkat tema “Panggung Gagasan, Karya, dan Aksi Nyata Pemuda dalam Menjemput 100 Tahun Sumpah Pemuda”.
Forum itu menghadirkan Mimbar Bebas Aspirasi Daerah dan diskusi panel untuk menampung gagasan serta membahas persoalan yang berkembang di berbagai wilayah. Ketua Dewan Pembina Rembuk Pemuda Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengatakan organisasi tersebut terbuka bagi anak muda dari beragam latar belakang, termasuk akademisi, teknokrat, politisi, pengusaha, dan elemen masyarakat lainnya.
Menurut laporan yang sama, Rahayu menekankan perlunya menjaga dialog yang terbuka dan konstruktif agar perbedaan pandangan dapat mendorong pemahaman dan solusi bagi masyarakat. Ia mengatakan, “Saya berharap kita bisa terus menjaga dan merawat ruang diskusi yang terbuka dan konstruktif,”.
Rahayu menyebut jaringan Rembuk Pemuda tersebar di 29 provinsi dan memberi ruang bagi organisasi untuk mendengar persoalan serta aspirasi daerah, lalu menghubungkannya dengan pemangku kepentingan di tingkat pusat. Dalam kegiatan tersebut, organisasi itu juga mengukuhkan dewan pengurus pusat (DPP) untuk pertama kalinya dan melantik Aidil Afdan Pananrang sebagai ketua umum.
Aidil mengatakan pengukuhan tersebut bertujuan memperkuat struktur organisasi dan memperluas kontribusi pemuda hingga tingkat akar rumput. Ia menilai partisipasi generasi muda perlu diwujudkan melalui agenda strategis dan inisiatif terukur untuk menjawab persoalan masyarakat serta memperkuat potensi daerah.