
Kemnaker Verifikasi Mitra Penyelenggara MagangHub
14 menit yang lalu
KAI menyebut perawatan bantalan rel dan pemeriksaan jalur dilakukan untuk menjaga keselamatan serta keandalan perjalanan.
Terbit · 1 min read

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat realisasi perawatan 20.581 batang bantalan rel sepanjang tahun berjalan 2026 sebagai bagian dari pemeliharaan prasarana kereta api. Menurut laporan ANTARA yang terbit 28 Oktober 2026, perawatan itu mencakup 17.025 bantalan beton dan 3.556 bantalan sintetis.
Laporan tersebut menyebut pemeriksaan dan pemeliharaan prasarana perlu dilakukan secara berkala dengan memperhatikan kondisi jalur dan lingkungan sekitarnya. Perubahan cuaca, termasuk hujan berintensitas tinggi, menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam menjaga kondisi prasarana.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi awal musim hujan 2026/2027 mundur di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi cuaca yang berbeda antardaerah membuat kesiapan perjalanan perlu disesuaikan dengan karakteristik setiap lintas.
Selain bantalan, pemeriksaan dan pemeliharaan mencakup rel, wesel, jembatan, dan saluran drainase. Kondisi tanah dan lereng di sekitar jalur juga diperiksa untuk mengenali potensi gangguan dan menindaklanjutinya sesuai kebutuhan lapangan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan pemeliharaan prasarana direncanakan dengan memperhatikan kondisi jalur dan kebutuhan penanganan di setiap wilayah. Ia mengatakan pemeriksaan dan perawatan berkala dilakukan untuk menjaga prasarana sesuai standar operasional.
KAI juga menggunakan bantalan sintetis berbahan Fiber Reinforced Foamed Urethane pada konstruksi tertentu, termasuk jembatan baja. Menurut laporan yang sama, pengadaan bantalan sintetis selama 2022–2026 tercatat sebanyak 68.501 batang.
KAI menyebut material sintetis itu menjadi alternatif untuk konstruksi yang sesuai dan dapat mengurangi kebutuhan penggantian bantalan kayu. Perusahaan mengimbau pelanggan mengikuti informasi perjalanan melalui kanal resmi serta memperhatikan arahan petugas jika terjadi penyesuaian operasional.