
KLH Siapkan Paviliun Indonesia di COP31
9 menit yang lalu
Porprov 2026 menjadi ajang evaluasi pembinaan dan penjaringan atlet Jawa Barat menuju PON 2028.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat menjadikan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV/2026 sebagai ajang evaluasi dan seleksi atlet untuk mempertahankan gelar juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028. Ketua Umum KONI Jabar Budiana menyampaikan hal itu saat dihubungi dari Bogor, Rabu (4/11/2026).
Porprov dijadwalkan berlangsung pada 7–20 November 2026 dengan Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok sebagai tuan rumah bersama. Sejumlah cabang olahraga telah memulai pertandingan sejak 28 Oktober 2026.
Berdasarkan data panitia per 4 November 2026, ajang itu diikuti 13.347 atlet terverifikasi dari 27 kabupaten/kota. Mereka bertanding dalam 1.156 nomor dari 75 cabang olahraga.
Budiana mengatakan Porprov menjadi kesempatan untuk menjaring atlet potensial sebelum babak kualifikasi PON XXII/2028 yang berlangsung pada 2027. Ia menyebut kualifikasi tersebut sebagai tahap awal menuju PON 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Menurut laporan yang sama, Budiana menyatakan Porprov bukan hanya evaluasi pembinaan olahraga amatir di kota dan kabupaten, melainkan juga modal awal untuk mempertahankan prestasi di PON 2028.
Jawa Barat sebelumnya meraih tiga gelar juara umum PON secara beruntun, yakni pada 2016, 2021, dan 2024. Pada PON XXI Aceh–Sumatera Utara 2024, provinsi itu memperoleh 195 medali emas, 163 perak, dan 182 perunggu.
Budiana berharap atlet menunjukkan kemampuan terbaik sebagai hasil pembinaan dan latihan. Ia juga meminta pengurus provinsi cabang olahraga menggunakan Porprov untuk mengevaluasi kemampuan dan memilih atlet terbaik pada setiap nomor pertandingan.
Budiana meminta para atlet bersaing dengan ketat, menjaga sportivitas, dan mengikuti koridor permainan yang adil agar berpeluang tampil dalam babak kualifikasi PON.