
Sayuran Beku Dinilai Setara Sayuran Segar
11 menit yang lalu
MUI meminta orang tua dan guru memperkuat pendampingan agar anak terlindungi dari ancaman di ruang digital.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan iNews.id, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan pentingnya perlindungan anak di ruang digital dari berbagai ancaman. Ancaman itu mencakup pornografi, kekerasan, perundungan, hingga potensi paparan narkoba.
Orang tua dan guru diminta meningkatkan pendampingan terhadap anak. Mereka juga diminta membekali anak dengan kemampuan menyaring informasi di media sosial.
Ketua MUI Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK), Siti Ma’rifah, menekankan bahwa perlindungan anak harus menjadi tanggung jawab bersama. Menurut dia, hal itu penting di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Siti menyebut media sosial memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini dan pola pikir masyarakat. Karena itu, anak-anak perlu didampingi agar mampu menggunakan teknologi secara bijak dan terhindar dari konten berbahaya.
“Media sosial, digital memegang peran penting di dalam membangun opini, membangun mindset orang, sehingga oleh karena itu anak-anak kita harus kita lindungi,” ujar Siti, seperti dikutip iNews.id dari laman MUI, Minggu (25/10/2026).
Menurut laporan yang sama, Siti menegaskan bahwa perlindungan anak tidak bisa hanya dibebankan kepada keluarga.
Ia menyebut ayah, ibu, guru, pemerintah, dan regulator sama-sama memiliki peran dalam menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi anak.