
Ancaman Bom Diterima 271 Sekolah di Italia
11 menit yang lalu
Pesan yang dikisahkan ayah tiri pilot menyebut turbulensi dan pembentukan es sebelum kecelakaan di Florida.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan CNNIndonesia.com yang mengutip New York Post, pilot Learjet 60 Nathalia Filgueiras sempat mengirim pesan kepada kekasihnya sebelum pesawat jatuh dan terbakar di Florida, Amerika Serikat.
Ayah tiri Filgueiras, Thiago Corteleti, mengatakan pesan kepada Justin, yang juga seorang pilot, dikirim sekitar pukul 12.40 waktu setempat pada Minggu (1/11/2026). Pesawat jatuh di Palm Beach County sekitar pukul 12.50 dan menewaskan sembilan orang, termasuk Filgueiras.
Corteleti mengatakan isi pesan itu: “Aku mengalami turbulensi, ada es,” sebagaimana dikutip New York Post. Laporan CNNIndonesia.com menyebut pesawat tersebut sedang terbang dari Texas menuju Bahama.
Sebelum kecelakaan, awak pesawat melaporkan turbulensi dan pembentukan es kepada pengatur lalu lintas udara. Rekaman komunikasi yang disebut berasal dari LiveATC juga mencatat permintaan untuk mencari penerbangan yang lebih baik serta permintaan awak kabin agar pesawat naik dari ketinggian 35.000 kaki ke 37.000 kaki.
Salah satu pilot kemudian menyatakan keadaan darurat dan melaporkan penurunan ketinggian dengan laju 20.000 kaki per menit. Belum diketahui apakah laporan itu disampaikan kapten atau kopilot.
Berdasarkan penilaian awal yang diberitakan CNNIndonesia.com, pesawat mulai rusak sebelum menghantam tanah dan terbakar. Anggota Dewan Keselamatan Transportasi Nasional, Tom Chapman, mengatakan kepada International Business Times bahwa penyelidik memiliki indikasi pesawat pecah sebelum membentur tanah; komponen pesawat mungkin ditemukan pada jarak berbeda dari lokasi utama.
Analisis Flightradar24 atas data pelacakan dan rekaman radio menunjukkan kenaikan singkat sekitar pukul 12.48, lalu penurunan tajam ke kanan. Pembacaan ketinggian terakhir yang diterima adalah 8.750 kaki pada pukul 12.49, dengan laju vertikal tercatat melebihi 32.000 kaki per menit.
CNNIndonesia.com mencatat angka laju vertikal tersebut bukan pengukuran dari perekam penerbangan dan tidak boleh dianggap sebagai laju penurunan maksimum. Perkiraan waktu kecelakaan pukul 12.49 disebut konsisten dengan catatan Administrasi Penerbangan Federal yang dibulatkan menjadi pukul 12.50.