
KPK Periksa Yuyus dalam Kasus Pengerukan Empat Pelabuhan
11 menit yang lalu
TPVI dapat mengganti katup pulmonal tanpa operasi terbuka bagi pasien yang memenuhi kriteria klinis dan anatomi.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, implantasi katup pulmonal transkateter (TPVI) menjadi salah satu alternatif penggantian katup pulmonal tanpa operasi jantung terbuka bagi pasien yang memenuhi kriteria klinis dan anatomi. Dokter spesialis jantung Faris Basalamah menjelaskan prosedur itu dilakukan dengan memasukkan kateter melalui pembuluh darah menuju jantung.
Faris menyampaikan penjelasan tersebut di Jakarta, Jumat (23/10/2026). Katup buatan diposisikan di lokasi yang direncanakan berdasarkan evaluasi anatomi dan kebutuhan klinis pasien.
Menurut Faris, pendekatan transkateter tidak memerlukan pembukaan rongga dada. Pada pasien yang sesuai, metode tersebut berpotensi mengurangi trauma pembedahan dan mendukung pemulihan lebih cepat, tetapi kelayakannya bergantung pada kondisi katup, anatomi jantung, dan hasil pemeriksaan menyeluruh.
Ia mengatakan perencanaan meliputi evaluasi anatomi, pemilihan perangkat katup, dan penilaian hasil tindakan. Keputusan penggunaannya ditentukan oleh tim medis sesuai kondisi masing-masing pasien, terutama bagi pasien yang pernah menjalani operasi.
Laporan yang sama menyebut ekokardiografi transesofageal (TEE) digunakan untuk membantu dokter memperoleh gambaran struktur jantung secara lebih terperinci. Dokter spesialis jantung Radityo Prakoso mengatakan prosedur itu diterapkan pada seorang pasien perempuan berusia 25 tahun dengan riwayat Tetralogi Fallot (ToF).
Menurut Radityo, pasien tersebut menjalani operasi koreksi ToF saat berusia satu tahun empat bulan dan pemasangan defibrilator kardioverter implan (ICD) saat berusia 19 tahun. Pada usia 24 tahun, pasien mengalami insufisiensi atau kebocoran katup pulmonal.
Radityo menjelaskan bahwa kebocoran dapat menyebabkan sebagian darah kembali mengalir ke bilik kanan dan meningkatkan beban kerjanya. Jika kebocoran signifikan, fungsi bilik kanan dapat terdampak sehingga kondisi pasien perlu dievaluasi dan ditangani lebih lanjut.
Riwayat operasi jantung terbuka menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan penanganan ulang, karena risiko perdarahan dan komplikasi selama prosedur perlu diperhitungkan. Radityo juga menyebut pemantauan jangka panjang penting bagi pasien ToF karena gangguan lanjutan, termasuk kebocoran katup pulmonal, dapat terjadi setelah koreksi kelainan bawaan.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.