
CNBC Indonesia Uraikan Ciri Bos Toksik
16 menit yang lalu
Perubahan sikap atasan bukan bukti pasti karyawan diminta mengundurkan diri; pola dan konteks perlu dinilai.
Terbit · 1 min read

Laporan CNNIndonesia.com menguraikan sejumlah perubahan perilaku atasan yang dapat menjadi tanda adanya masalah dalam hubungan kerja, seperti komunikasi yang berkurang atau tanggung jawab yang dialihkan. Perilaku tersebut bukan bukti pasti bahwa karyawan diminta mengundurkan diri.
Tanda-tanda itu dapat muncul di tempat kerja, tetapi laporan tersebut tidak merujuk pada kejadian atau tanggal tertentu. Laporan itu menyarankan agar karyawan melihat pola yang berulang, bukan menarik kesimpulan dari satu peristiwa.
Salah satu perubahan yang disebut adalah atasan menjadi sulit ditemui, jarang merespons pesan, atau menghindari percakapan. Laporan itu mengutip Indeed untuk sejumlah contoh perilaku tersebut.
Pengawasan berlebihan, seperti instruksi sangat terperinci dan pemeriksaan berulang, juga disebut sebagai kemungkinan tanda masalah. Namun, pengawasan ketat dapat pula dimaksudkan untuk membantu karyawan berkembang; kritik tanpa arahan yang jelas perlu dibedakan dari masukan yang membangun.
Tanda lain mencakup berkurangnya kesempatan mengerjakan proyek penting, kontribusi yang jarang diakui, atau proyek yang dialihkan kepada rekan kerja. Perubahan tanggung jawab dan pengakuan itu juga mungkin berkaitan dengan kebutuhan atau perubahan struktur tim.
Laporan tersebut, dengan mengutip World Economic Forum, menyebut karyawan yang tidak lagi menerima informasi penting dapat kesulitan merencanakan pekerjaan dan memahami peluang karier. Kritik yang berulang kali disampaikan dengan cara merendahkan di depan umum juga dinilai sebagai pola komunikasi yang tidak sehat.
CNNIndonesia.com menyarankan karyawan mengumpulkan fakta, menilai kinerja berdasarkan indikator yang jelas, dan membicarakan situasi dengan atasan secara tenang. Karyawan juga dapat menyimpan catatan pekerjaan dan komunikasi, serta meminta saran dari bagian sumber daya manusia atau mentor tepercaya.
Sebelum mengambil keputusan besar, karyawan disarankan mempertimbangkan kondisi keuangan dan rencana karier. Laporan itu menekankan bahwa langkah berikutnya sebaiknya ditentukan setelah konteks dan pola perilaku dinilai, bukan berdasarkan satu kejadian.