
Pertamina Bawa Delapan UMKM ke SIAL 2026
16 menit yang lalu
SIAP SULUT dirancang untuk mengelola aspirasi masyarakat dari penerimaan hingga tindak lanjut.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan Manado Post, Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Utara Welliam Niklas Silangen mempresentasikan Sistem Informasi Aspirasi Publik DPRD Provinsi Sulawesi Utara (SIAP SULUT) kepada Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Johanis Victor Mailangkay.
Presentasi dan kegiatan peluncuran tersebut berlangsung Jumat (6/11/2026) serta dihadiri anggota DPRD Sulut, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Tahlis Gallang, dan jajaran terkait.
SIAP SULUT dirancang untuk menangani aspirasi melalui tahapan penerimaan, registrasi, verifikasi, klasifikasi, disposisi, pembahasan, tindak lanjut, dan pelaporan. Sistem ini diharapkan membuat proses penyaluran aspirasi lebih mudah dipantau dan terdokumentasi.
Menurut laporan yang sama, pimpinan DPRD Sulut menilai SIAP SULUT sebagai terobosan untuk memperkuat fungsi representasi dan pelayanan kepada masyarakat. Pimpinan yang disebut dalam laporan itu adalah Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen serta Wakil Ketua DPRD Michaela Elsiana Paruntu, Royke Anter, dan Stela Runtuwene.
Dalam presentasi, Silangen memperlihatkan tampilan awal platform dengan slogan “Suara Anda, Membangun Sulawesi Utara.” Pengembangan SIAP SULUT merupakan bagian dari Proyek Perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II 2026 yang digagas Sekretaris DPRD Sulut.
Data aspirasi yang terkumpul secara sistematis diharapkan dapat membantu pemantauan penanganan persoalan dan menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan kebijakan daerah. Platform itu juga diarahkan untuk mendukung koordinasi DPRD, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, dan perangkat daerah terkait.
Pengembangan selanjutnya mencakup penyempurnaan fitur, penguatan regulasi dan standar operasional prosedur, peningkatan kompetensi aparatur, serta integrasi data secara bertahap. Inovasi ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dan reformasi birokrasi.