
Pertamina Pastikan Pasokan BBM Kepulauan Sulut Aman
11 menit yang lalu
Serangan udara Yordania pada 26 Oktober disebut sebagai balasan atas serangan di sebuah gereja di Al-Karak.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Angkatan Udara Yordania menyerang lokasi yang disebut sebagai tempat persembunyian kelompok teroris di Suriah selatan pada Senin (26/10/2026).
Laporan itu menyebut operasi tersebut sebagai balasan atas serangan di Gereja Hamoud, Provinsi Al-Karak, Yordania. Serangan terhadap gereja terjadi pada Jumat (23/10/2026).
Dalam pernyataan angkatan bersenjata Yordania yang dikutip kantor berita Petra, operasi itu bernama Jordan Retribution-Hmoud dan menargetkan tempat persembunyian di Suriah selatan.
Pernyataan tersebut menyebut serangan di Gereja Hamoud menimbulkan korban jiwa. Tidak disebutkan jumlah korban dalam pernyataan mengenai operasi balasan itu.
Menurut laporan yang sama, dua pria bersenjata keluar dari sebuah mobil dan menembaki orang-orang saat upacara pemakaman berlangsung di gereja tersebut.
Serangan itu menewaskan delapan orang dan melukai 27 lainnya, menurut laporan yang sama.
Kementerian Dalam Negeri Yordania menyebut insiden tersebut sebagai serangan teroris yang dilakukan kelompok ekstremis. Laporan itu tidak menyebutkan nama kelompok tersebut.