
PDG Berencana Perluas Penggunaan HVO
11 menit yang lalu
Washington berencana meminta tambahan kontribusi NATO untuk pengadaan senjata bagi Ukraina, tetapi jumlahnya belum ditetapkan.
Terbit · 1 min read

Amerika Serikat bersiap meminta negara-negara anggota NATO menambah pendanaan untuk pengadaan senjata bagi Ukraina. Menurut laporan Bloomberg yang dikutip ANTARA, rencana permintaan itu berasal dari Washington dan dapat disampaikan paling cepat pada November 2026.
Permintaan tersebut berkaitan dengan Prioritized Ukraine Requirements List (PURL), program yang memungkinkan negara-negara sekutu membiayai pembelian senjata buatan AS untuk Ukraina. Jumlah tambahan dana yang akan diminta belum diketahui.
Bloomberg melaporkan, Washington telah memberi sinyal kepada sejumlah anggota NATO mengenai rencana tersebut. Sumber-sumber yang mengetahui pembahasan itu menyebut PURL mengalami kekurangan pendanaan sekitar 2 miliar dolar AS atau sekitar Rp36,3 triliun untuk paket persenjataan yang telah disetujui.
Sumber-sumber itu berbicara dengan syarat identitasnya dirahasiakan karena pembahasan berlangsung tertutup. Menurut laporan yang sama, AS tetap mengirimkan senjata ke Ukraina sebelum menerima seluruh kontribusi dari negara-negara sekutunya.
Kekurangan dana tersebut berpotensi bertambah jika Pentagon menyetujui pengiriman persenjataan tambahan, kata sumber-sumber itu. Laporan Bloomberg menyebut kontribusi sekutu belum mampu mengimbangi laju pengiriman peralatan militer buatan AS.
PURL menjadi salah satu bagian utama upaya NATO memperkuat kemampuan militer Ukraina. Melalui mekanisme tersebut, negara-negara anggota yang berpartisipasi menyumbangkan dana untuk membeli senjata dan peralatan militer AS, yang kemudian dikirim ke Ukraina.
Pengiriman melalui program itu sebelumnya mencakup sistem pertahanan udara dan peralatan militer lain yang dibutuhkan pasukan Ukraina dalam perang dengan Rusia. Laporan Bloomberg juga menyebut pengiriman senjata AS berlanjut di tengah ketegangan politik antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.