
Singapura Jelaskan Perdagangan LNG Indonesia
11 menit yang lalu
Puluhan ribu orang berunjuk rasa menuntut kenaikan upah dan layanan publik serta memprotes biaya hidup.
Terbit · 1 min read

Puluhan ribu mahasiswa, buruh, dan aktivis menggelar demonstrasi dan pemogokan nasional di Italia untuk menuntut kenaikan upah serta peningkatan layanan publik. Menurut laporan CNBC Indonesia, mereka juga memprotes mahalnya biaya hidup dan belanja militer.
Aksi berlangsung di sejumlah kota pada Jumat (30/10/2026). Demonstrasi direncanakan berlangsung di lebih dari 40 kota, menurut laporan yang sama.
Di Genoa, sekitar 15.000 buruh pelabuhan, mahasiswa, dan demonstran lainnya memasuki kawasan pelabuhan. Mereka memprotes penggunaan fasilitas pelabuhan untuk pengiriman senjata dan menyoroti keselamatan pelaut serta kematian pelaut akibat konflik bersenjata.
Di Turin, demonstrasi diwarnai bentrokan antara massa dan polisi antihuru-hara. Polisi menggunakan meriam air untuk memukul mundur mahasiswa dan aktivis sayap kiri yang mendekati barikade di gedung prefektur.
Di Roma, demonstran membawa bendera dan spanduk, sementara polisi antihuru-hara mengawasi aksi. Sejumlah peserta berencana mendirikan tenda dan bertahan hingga akhir pekan, menurut laporan yang sama.
Aksi itu dipicu seruan serikat pekerja akar rumput Unione Sindacale di Base (USB), yang menggelar pemogokan umum selama 24 jam. Di Napoli, demonstran membentangkan spanduk berisi pesan bahwa perubahan tidak dicapai dengan bersikap sopan di sebuah air mancur di Piazza Garibaldi.
Protes serupa juga berlangsung di Prancis, Spanyol, Belgia, dan Albania. Kenaikan biaya hidup disebut sebagai salah satu persoalan utama yang mendorong masyarakat di negara-negara tersebut turun ke jalan.