
Kemnaker dan PEI Perkuat Pencegahan Risiko Kerja
8 menit yang lalu
DHS menyatakan warga asing yang ikut memilih secara ilegal dapat menghadapi tuntutan pidana dan deportasi.
Terbit · 1 min read

Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (DHS) mengancam akan menangkap dan mendeportasi warga asing yang memberikan suara dalam pemilu sela Kongres AS. Menurut laporan ANTARA dari Washington yang mengutip RIA Novosti, juru bicara DHS menyampaikan ancaman tersebut.
Juru bicara DHS mengatakan pada Selasa (3/11/2026), “Pesan kami kepada warga asing yang memberikan suara dalam pemilu Amerika sangat jelas: kami akan menemukan dan menangkap Anda, dan Anda akan menghadapi konsekuensi, termasuk tuntutan pidana dan deportasi.”
DHS menyatakan akan bekerja bersama Departemen Kehakiman AS untuk mengidentifikasi dan meminta pertanggungjawaban warga asing yang berpartisipasi secara ilegal dalam pemilu.
Meski demikian, Badan Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) tidak berencana menggelar operasi di tempat pemungutan suara, menurut keterangan DHS.
DHS menyebut penangkapan di lokasi pemungutan suara hanya mungkin dilakukan jika ada ancaman langsung terhadap keselamatan publik.
Dalam pemilu sela tersebut, warga AS memilih anggota Kongres yang akan menjabat hingga akhir masa pemerintahan Presiden Donald Trump. Sebanyak 435 kursi Dewan Perwakilan Rakyat dan 35 kursi Senat diperebutkan.
Partai Republik berupaya mempertahankan mayoritas di Senat dan DPR, sedangkan Partai Demokrat berharap merebut mayoritas di kedua kamar legislatif tersebut. Menurut laporan yang sama, pemungutan suara berlangsung pada Selasa (3/11/2026).