
Doli Desak Pertemuan Ketum Parpol Bahas Ijazah Gibran
12 menit yang lalu
Setelah menunggu sembilan tahun, Edward memperoleh kepastian kewarganegaraan dan berharap dapat mengakses pengobatan.
Terbit · 1 min read

Edward Fannis, pria asal Filipina, resmi memperoleh status Warga Negara Indonesia (WNI) setelah menunggu sembilan tahun. Menurut laporan ANTARA, pemerintah menerbitkan Surat Keputusan (SK) penegasan kewarganegaraan bagi Edward.
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas berbicara melalui program Pasti Ada Solusi yang disiarkan langsung dari Kantor Wali Kota Bitung, Sulawesi Utara, pada Minggu (1/11/2026).
Istri Edward, Rosmin Longka, mengatakan mereka senang karena kepastian itu memberi harapan agar suaminya bisa berobat ke dokter. “Kami berdua merasa sangat senang. Terima kasih pemerintah Indonesia, akhirnya suami saya bisa berobat ke dokter,” kata Rosmin.
Edward mengalami pembengkakan jantung yang menurut laporan tersebut telah dideritanya sekitar enam tahun. Kondisinya membatasi kemampuannya bekerja; ia juga belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan dan mengalami keterbatasan biaya untuk mengakses pengobatan medis.
Rosmin sebelumnya mengurus dokumen kepada instansi pemerintah untuk memperjuangkan status Edward. Selama menunggu kepastian, Edward disebut rutin melapor setiap tiga bulan sekali.
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengatakan negara harus memastikan hak-hak dasar terpenuhi setelah seseorang memperoleh kepastian status kewarganegaraan Indonesia. Ia menyampaikan hal itu melalui siaran program tersebut di Bitung.
Direktur Tata Negara Ditjen Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum, Dulyono, menyampaikan bahwa pemberian SK kepada 133 pemukim tanpa dokumen di Bitung telah melalui verifikasi dan pemeriksaan substantif.
Wali Kota Bitung Hengky Honandar menyebut penyerahan SK sebagai wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan kepastian hukum dan kejelasan identitas sebagai WNI. Setelah memperoleh status WNI, Edward dan Rosmin berencana mengurus KTP agar dapat mengakses layanan publik, termasuk jaminan kesehatan.