
Dua Helikopter Tabrakan di Kawasan Everest
12 menit yang lalu
Resepsi diplomatik di Beijing memadukan pertunjukan budaya dan kuliner Indonesia.
Terbit · 2 min read

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing menggelar resepsi diplomatik untuk memperingati HUT ke-81 RI dengan menampilkan seni, musik, tarian, dan kuliner Nusantara. Menurut laporan ANTARA, acara itu juga menjadi sarana memperkuat hubungan persahabatan Indonesia dan China melalui diplomasi budaya.
Resepsi berlangsung di Beijing pada Senin (2/11/2026) malam selama sekitar tiga jam dan dihadiri sekitar 1.000 undangan. Mereka antara lain para diplomat, pejabat pemerintah, pengusaha Indonesia dan China, serta warga negara Indonesia, termasuk mahasiswa; Asisten Menteri Luar Negeri China Hong Lei juga hadir.
Duta Besar RI untuk China dan Mongolia Djauhari Oratmangun mengatakan interaksi antarmasyarakat merupakan fondasi penting bagi hubungan bilateral yang kuat dan berkelanjutan. Ia menyampaikan pandangan itu dalam sambutannya di acara tersebut.
Djauhari menuturkan bahwa selama bertugas di China ia bertemu dengan orang-orang dari berbagai provinsi dan latar profesi, termasuk pekerja, pemimpin bisnis, dan pelajar. Menurutnya, kepercayaan dapat membantu menjaga hubungan antarmasyarakat meski situasi geopolitik dan ekonomi berubah serta budaya berbeda.
Ia juga mengatakan telah menyaksikan persahabatan Indonesia dan China semakin erat. Djauhari menyebut rasa hormat, kepercayaan, dan kesediaan Presiden Prabowo Subianto serta Presiden Xi Jinping untuk mendengarkan sebagai hal yang berdampak bagi kedua bangsa.
Setelah hampir sembilan tahun bertugas di China, Djauhari menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan masyarakat negara itu atas persahabatan yang terjalin. Ia menyatakan rasa syukur atas kepercayaan dan pengalaman bersama yang, menurutnya, mendukung hubungan kedua negara.
Pertunjukan budaya mencakup tarian yang dibawakan sanggar tari Yingde dari Provinsi Guangdong. Para penarinya, yang disebut berasal dari generasi ketiga komunitas guiqiao, membawakan Tari Kembang Merona dari Jakarta dan Tari Warak Dugder.
Musik gamelan Lancaran Kotek yang dipimpin dosen Central Conservatory of Music Beijing, Risnandar, memadukan musik Jawa dengan angklung dan erhu. Acara juga menampilkan kelompok vokal Dharma Wanita Persatuan Beijing serta Djauhari bersama Trio Oratmangun Brothers dan Daniel Pattinama; para tamu diajak menari, sementara hidangan yang disajikan antara lain rendang, sate, gado-gado, gulai ayam, rujak buah, dan tahu gejrot.