
Irman Faiz Wanti-Wanti Risiko Penurunan Peringkat RI
15 menit yang lalu
Camat diminta mengoordinasikan program pemerintah hingga tingkat masyarakat, termasuk di wilayah yang menjalani pemulihan bencana.
Terbit · 1 min read

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta camat di seluruh Indonesia mengawal pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto hingga tingkat masyarakat. Menurut laporan ANTARA, permintaan itu disampaikan Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA saat membuka rapat koordinasi teknis camat.
Rapat tersebut digelar untuk memperkuat kapasitas camat dalam mendukung program prioritas nasional. Pertemuan diikuti 378 camat secara langsung dan sekitar 7.000 camat secara daring; laporan ANTARA tidak menyebutkan tanggal dan lokasi pelaksanaan rapat.
Safrizal mengatakan camat di daerah bencana juga diminta mengawal program pemerintah selama proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Aparat kewilayahan, menurut dia, perlu memperkuat koordinasi, pendataan, dan identifikasi persoalan agar program berjalan tepat sasaran.
Program yang menjadi perhatian meliputi jaminan rumah, makan bergizi gratis, penanganan inflasi, ketahanan pangan, serta pemberantasan tuberkulosis (TBC). Safrizal menilai dukungan camat diperlukan karena program-program tersebut bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Dalam pembukaan rapat, Safrizal menyampaikan, "Kami berharap bukan saja ekstra keras, tetapi super keras," merujuk pada upaya yang diharapkan dari para camat. Ia juga mengatakan camat perlu memahami bentuk dukungan teknis yang dibutuhkan dalam pelaksanaan program pemerintah.
Untuk pemberantasan TBC, Safrizal mencontohkan perlunya koordinasi camat dengan petugas kesehatan di lapangan. Camat diharapkan membantu pelacakan penderita dan menyampaikan kepada masyarakat pentingnya menjalani pengobatan secara konsisten.
Safrizal mengatakan pendekatan aparat kewilayahan dapat mendukung program teknis kementerian dan lembaga. Kemendagri berharap pembekalan dan koordinasi membantu camat mengenali persoalan lapangan serta mencari solusi agar program prioritas tetap berjalan, termasuk di wilayah yang sedang pulih dari bencana.