
PLN Utamakan Keandalan dan Keterjangkauan Listrik
16 menit yang lalu
Dua menteri membahas kesiapan angkutan Natal dan Tahun Baru, usulan kerja dari mana saja, serta keselamatan transportasi.
Terbit · 1 min read

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli membahas kesiapan angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 serta kerja sama keselamatan transportasi. Menurut laporan ANTARA, pembahasan itu ditujukan untuk meningkatkan keamanan perjalanan masyarakat.
Pertemuan berlangsung pada Kamis (5/11/2026). Dudy menyampaikan keterangan di Jakarta pada Jumat (6/11/2026), menurut laporan tersebut.
Dalam pertemuan itu, kedua menteri membicarakan usulan kerja dari mana saja (WFA), evaluasi angkutan Natal dan Tahun Baru sebelumnya, serta kampanye keselamatan transportasi.
Dudy mengatakan Kementerian Perhubungan mengusulkan WFA pada tanggal-tanggal tertentu untuk membantu mengurai kepadatan mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru. Usulan itu dibahas bersama Yassierli karena berkaitan dengan ketenagakerjaan.
Dudy juga menyampaikan evaluasi penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 sebagai bahan perbaikan pelayanan. Ia menyebut upaya keselamatan transportasi dilakukan melalui kebijakan dan pengawasan di lapangan.
Menurut laporan yang sama, Dudy menilai kampanye keselamatan perlu disinergikan antara Kementerian Perhubungan dan Kementerian Ketenagakerjaan. Ia mengatakan diskusi kedua kementerian berjalan baik dan menyatakan ingin meningkatkan kegiatan bersama.
Kementerian Perhubungan terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk menyiapkan angkutan Natal dan Tahun Baru 2026/2027. Kemenhub merencanakan Posko Terpadu Angkutan Nataru beroperasi pada 18 Desember 2026 hingga 6 Januari 2027 selama 20 hari.
Posko tersebut direncanakan menjadi sarana koordinasi dan pemantauan kondisi transportasi terpadu. Menurut laporan ANTARA, langkah itu ditujukan agar potensi gangguan dapat diantisipasi dan ditangani dengan cepat.