
Thungari Soroti Disiplin ASN dan Penyerapan Anggaran
14 menit yang lalu
Pejabat Iran menyindir Trump setelah hasil sementara pemilu sela AS menunjukkan keunggulan Demokrat.
Terbit · 1 min read

Kepala Kehakiman Iran Gholamhossein Mohseni Ejei mengejek Presiden Amerika Serikat Donald Trump setelah hasil sementara pemilu sela AS menunjukkan Partai Demokrat unggul. Menurut laporan CNNIndonesia.com, Ejei menyebut hasil itu sebagai kekalahan politik bagi Trump.
Ejei menyampaikan pernyataan tersebut pada Rabu (4/11/2026), sehari setelah pemungutan suara pada 3 November 2026. Laporan CNNIndonesia.com tidak menyebut lokasi pernyataan itu.
Menurut laporan yang sama, Ejei mengatakan kekalahan politik Trump dapat bertambah jika Amerika Serikat kembali mengambil tindakan terhadap Iran. Ynet News, sebagaimana dikutip CNNIndonesia.com, melaporkan Ejei menyebut Trump kalah dalam perang dan politik serta Iran akan membuatnya mengalami kekalahan lebih lanjut.
Hitung cepat New York Times yang dikutip dalam laporan CNNIndonesia.com menunjukkan Demokrat meraih 54 kursi Senat, sedangkan Partai Republik memperoleh 44 kursi. Untuk DPR, Demokrat meraih 238 kursi dan Republik 147 kursi dalam penghitungan sementara tersebut.
Pada Rabu (4/11/2026), Trump mengakui bahwa kekalahan Republik di Kongres sebagian disebabkan keputusannya memerangi Iran. Menurut laporan CNNIndonesia.com, keputusan itu berdampak pada kenaikan harga bahan bakar dunia.
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf juga menanggapi hasil pemilu melalui unggahan di media sosial. Ia menyatakan dukungan terhadap pesan bahwa masyarakat Amerika Serikat menolak perang.
Juru bicara Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran, Hassan Ghashghavi, menilai hasil pemilu menunjukkan bahwa pengaruh Trump kini tidak lagi memiliki peran. Ia juga mengkritik pihak-pihak yang mengandalkan dukungan Trump, menurut laporan CNNIndonesia.com.