
Dian Sastrowardoyo Ingin Kinan Hadir di Film Pendek
11 menit yang lalu
Iran menyatakan kesiapan mempererat hubungan kawasan dan menyelesaikan perbedaan dalam pertemuan empat pihak di Teheran.
Terbit · 1 min read

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa negaranya siap mengambil langkah untuk memperdalam kerja sama regional. Iran juga menyatakan siap menyelesaikan berbagai perbedaan.
Menurut laporan ANTARA yang mengutip kantor berita resmi IRNA, pernyataan tersebut disampaikan Pezeshkian dalam pertemuan di Teheran pada Senin (26/10/2026). Forum diplomatik tersebut mempertemukan delegasi Iran dengan para pejabat dari Turkiye, Arab Saudi, dan Pakistan.
Ketiga negara tamu tersebut tercatat sebagai anggota Aliansi Pertahanan Mekah. Dalam pertemuan itu, Pezeshkian menekankan pentingnya memperkuat persatuan serta kerja sama di antara sesama negara Muslim.
Menurut laporan yang sama, Pezeshkian menegaskan bahwa Republik Islam Iran memiliki keyakinan teguh dan tekad serius untuk memperdalam kerja sama regional. Ia menyatakan Teheran siap memanfaatkan kemampuan bersama yang dimiliki negara-negara Islam.
Pezeshkian menambahkan bahwa Teheran mendukung setiap kesepahaman yang berkontribusi bagi penguatan persatuan, kohesi, keamanan, dan pembangunan di kawasan.
Presiden Iran itu turut mengatakan bahwa negara-negara Muslim dapat memanfaatkan kemampuan bersama mereka untuk menghadirkan model keadilan dan pembangunan bagi dunia.
Pertemuan empat pihak antara Iran, Turkiye, Arab Saudi, dan Pakistan itu dimulai di Teheran pada hari yang sama. Pembicaraan dalam forum tersebut difokuskan pada isu keamanan regional, aktivitas Israel di kawasan, serta situasi di Palestina dan Lebanon.
Pezeshkian menghadiri dialog tersebut bersama dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Sementara itu, Turkiye diwakili oleh Direktur Organisasi Intelijen Nasional Ibrahim Kalin, Arab Saudi oleh Menteri Pertahanan Pangeran Khalid bin Salman, dan Pakistan oleh Kepala Staf Angkatan Darat Asim Munir.