
Laba PaninBank Naik Tipis, Kredit Tumbuh 0,4%
14 menit yang lalu
Pecahan rudal yang dicegat melukai seorang warga dan merusak rumah serta kendaraan di Riyadh.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan CNN Indonesia, koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman menyatakan telah mencegat dan menghancurkan dua rudal balistik yang ditembakkan ke arah Riyadh pada Kamis (29/10/2026). Satu warga terluka akibat pecahan rudal.
Badan Pertahanan Sipil Saudi menyatakan serpihan rudal juga merusak sebuah rumah dan satu kendaraan di ibu kota Saudi tersebut.
Sehari sebelumnya, Rabu (28/10/2026), koalisi Saudi menyatakan telah mencegat dan menghancurkan satu rudal balistik yang diluncurkan ke arah Taif, di wilayah barat Saudi.
Menurut laporan yang sama, puing-puing dari dua rudal balistik yang dicegat pada hari sebelumnya merusak sebuah bangunan, proyek konstruksi, dan satu kendaraan di Riyadh.
Juru bicara Houthi Yahya Saree mengatakan kelompoknya melancarkan enam operasi militer di Saudi pada Kamis (29/10/2026). Ia menyebut sasaran operasi itu antara lain kilang minyak Ras Tanura dan fasilitas Aramco di Abqaiq.
Sasaran lain yang disebut Saree adalah Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Bandara Internasional King Fahd di Dammam, kilang minyak Rabigh, serta markas besar pasukan Saudi di Najran.
Laporan yang sama menyebut belum ada pernyataan dari Arab Saudi mengenai serangan-serangan yang diklaim Houthi tersebut.