
Wamenkeu Ingatkan Risiko Penggunaan AI
14 menit yang lalu
Suriah memprotes serangan yang menewaskan tujuh warga sipil; Yordania menyebut sasarannya ISIS.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Kementerian Luar Negeri Suriah memanggil Duta Besar Yordania untuk Suriah, Sufyan Qudah, untuk menyampaikan protes atas serangan udara Yordania yang mengenai warga sipil di Provinsi Daraa.
Pemanggilan itu disampaikan dalam pernyataan kementerian pada Rabu (28/10/2026). Serangan udara berlangsung di wilayah Suriah selatan pada Senin (26/10/2026), menurut laporan yang sama.
Kementerian Suriah menyatakan serangan itu menimbulkan korban jiwa, termasuk anak-anak, serta melukai sejumlah orang. Pernyataan tersebut tidak merinci jumlah korban dalam bagian itu.
Menurut otoritas kesehatan Suriah, tujuh warga sipil tewas, termasuk tiga anak dan seorang perempuan, sementara tiga lainnya terluka.
Damaskus menuding operasi tersebut dilakukan tanpa persetujuan terlebih dahulu dari pemerintah Suriah.
Sementara itu, pihak Yordania menyatakan operasi tersebut menargetkan posisi kelompok ISIS, yang dilarang di Rusia. Yordania mengatakan operasi itu merupakan balasan atas serangan terhadap sebuah gereja di Provinsi Al-Karak.
Yordania mengklaim serangannya menghancurkan posisi dan peralatan milik kelompok tersebut, menurut laporan yang sama.