
Pemprov Sulteng Mulai Bangun Sekolah Rakyat
16 menit yang lalu
Tawaran Trump tampaknya ditujukan kepada Dana White yang berbeda, bukan CEO UFC.
Terbit · 1 min read

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menawarkan jabatan juru bicara Gedung Putih kepada CEO UFC Dana White, tetapi tawaran itu tampaknya ditujukan kepada Dana White yang lain. Menurut laporan CNN Indonesia, unggahan Trump pada 7 November 2026 menyebut White sebagai sosok yang ditawari pekerjaan itu.
Trump menyampaikan tawaran tersebut melalui Truth Social. Ia juga menyebut enam petarung UFC sebagai calon asisten dan mengunggah foto mereka, menurut laporan media tersebut.
Trump menulis bahwa ia meminta White menerima pekerjaan itu dan mengatakan para petarung tersebut diperlukan untuk membela pihaknya dari lawan politik. Pernyataan itu disampaikan dalam unggahan yang sama.
Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung mengunggah ulang pesan Trump dan memberi dukungan. CNN Indonesia melaporkan bahwa CNN telah meminta komentar Gedung Putih dan UFC, tetapi belum memperoleh jawaban.
Seorang sumber yang mengetahui persoalan itu mengatakan kepada CNN bahwa White menolak gagasan tersebut. Laporan yang sama menyebut seorang ajudan Trump mengatakan tawaran itu hanya lelucon.
White tidak menjawab pertanyaan tentang tawaran tersebut dalam konferensi pers pada Sabtu (7/11/2026). Ia mengatakan berencana pergi ke Washington, DC, pada Senin (9/11/2026) untuk bertemu Trump.
White telah lama menjadi sekutu Trump dan pernah berbicara dalam tiga Konvensi Nasional Partai Republik terakhir. Menurut laporan CNN Indonesia, ia juga membantu Partai Republik menjangkau pemilih laki-laki muda.
Tawaran itu muncul saat Trump mencari juru bicara baru setelah Karoline Leavitt meninggalkan jabatan pada Agustus. CNN Indonesia menyebut Leavitt kemudian bergabung dengan Fox News sebagai kontributor; laporan tersebut juga menyatakan penggantinya, Katie Zacharia, menjabat selama lima hari.