
Rutinitas Ibadah dan Pengelolaan Stres
15 menit yang lalu
Trump menuding pemilu Brasil dicurangi setelah Flávio Bolsonaro kalah dari Lula.
Terbit · 1 min read

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuding pemilihan umum Brasil dicurangi setelah kandidat yang didukungnya, Flávio Bolsonaro, kalah. Menurut laporan CNNIndonesia.com, Trump menyampaikan penilaian itu kepada media pada Senin (26/10/2026).
Pemilihan presiden Brasil berlangsung pada Minggu (25/10/2026). Flávio, putra Jair Bolsonaro, memperoleh sekitar 48 persen suara, sedangkan presiden petahana Luiz Inácio Lula da Silva meraih lebih dari 51 persen, menurut laporan yang sama.
Dalam pernyataannya, Trump mengatakan hasil pemungutan suara di Brasil “terlihat mengerikan” dan “seperti pemilu yang dicurangi lainnya”. CNNIndonesia.com mengutip pernyataan itu dari Euro News.
Trump juga mengatakan, “Saya tidak memihak. (Tapi) pemilu harus tidak dapat disangkal, dan menurut saya hasilnya sangat buruk,” seperti dikutip Euro News.
Laporan CNNIndonesia.com menyebut Flávio awalnya menolak mengakui kemenangan Lula dan menyatakan hasil pemilu mesti dibatalkan. Ia juga mengatakan akan “mengorganisir oposisi”.
Trump mendukung Flávio karena ia merupakan putra Jair Bolsonaro, yang disebut sebagai sekutu Trump. Trump menggambarkan Flávio sebagai “pemuda cerdas yang mencintai negaranya”.
Meski mendukung Flávio, Trump menyambut baik kemenangan Lula dalam pemilu Brasil, menurut laporan CNNIndonesia.com.