
Polri Mutasi Kapusdokkes dan Kapuskeu
12 menit yang lalu
Vance menyatakan Trump akan mencapai tujuan pemerintahannya dan tidak membiarkan konflik menjadi perang tanpa akhir.
Terbit · 1 min read

Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance menepis kemungkinan perang berkepanjangan di Iran dan menyatakan Presiden Donald Trump akan mencapai tujuan pemerintahannya. Menurut laporan ANTARA, Vance menyampaikan pernyataan itu kepada Fox News pada Kamis (29/10/2026).
Dalam wawancara tersebut, Vance mengatakan masih ada banyak hal yang perlu dikerjakan pemerintahannya. Ia menyatakan Trump tidak akan membiarkan konflik itu menjadi perang tanpa akhir.
Vance juga membedakan kritik terhadap keterlibatan militer AS dalam petualangan militer di luar negeri dari pandangan bahwa militer Amerika tidak boleh digunakan dalam keadaan apa pun.
Ia menambahkan bahwa setelah tujuan Amerika tercapai, pemerintah akan berfokus pada berbagai hal lain yang sedang dikerjakan.
Pernyataan itu disampaikan di tengah ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat. Laporan ANTARA menyebut konflik pecah pada 28 Februari, ketika AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran.
Iran kemudian membalas dengan menargetkan Israel serta posisi militer AS di sejumlah negara Arab, menurut laporan yang sama.
AS dan Iran menandatangani kesepakatan kerangka kerja pada Juni dan kemudian memulai perundingan. Namun, pembicaraan itu gagal karena perbedaan pandangan mengenai kebebasan dan keamanan navigasi di Selat Hormuz, jalur penting bagi pengiriman energi dan barang global.