
Pendapatan AI Cloud Indosat Capai US$50 Juta
18 menit yang lalu
Mutasi mencakup lima perwira tinggi dan menengah serta pergantian jabatan di Pusdokkes dan Puskeu Polri.
Terbit · 1 min read

Polri memutasi lima perwira tinggi dan perwira menengah, termasuk mengganti Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) serta Kepala Pusat Keuangan (Kapuskeu). Menurut laporan ANTARA, Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa mutasi itu berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2414/X/KEP./2026 tertanggal 29 Oktober 2026.
Dalam keterangan di Jakarta pada Jumat (30/10/2026), Isir menyebut Brigjen Pol. Nariyana diangkat menjadi Kapusdokkes Polri. Ia sebelumnya menjabat Karumkit Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri.
Nariyana menggantikan Irjen Pol. Asep Hendradiana, yang dimutasi menjadi Pati Pusdokkes Polri dalam rangka pensiun. Jabatan Karumkit Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri selanjutnya diemban Brigjen Pol. Syamsul Bahar.
Syamsul sebelumnya bertugas sebagai Pati Bareskrim Polri dalam penugasan pada Badan Narkotika Nasional (BNN). Jabatan Kapuskeu Polri kini diemban Kombes Pol. Ikhlas Putro Wasono.
Ikhlas sebelumnya menjabat Kabid APK Puskeu Polri. Ia menggantikan Irjen Pol. Lukas Akbar Abriari, yang dimutasi menjadi Pati Puskeu Polri dalam rangka pensiun.
Menurut laporan yang sama, Isir mengatakan mutasi merupakan bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas. Penempatan personel mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kapabilitas, kompetensi, dan rekam jejak masing-masing.
“Setiap jabatan memiliki tanggung jawab dan tantangan tersendiri. Karena itu, penempatan personel perlu mempertimbangkan kapabilitas, kompetensi, dan rekam jejak agar pejabat yang diberikan amanah dapat menjalankan tugas sesuai kebutuhan organisasi,” kata Isir.
Isir menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang mengakhiri masa tugasnya, terutama Asep dan Lukas yang memasuki masa pensiun. Ia berharap pejabat yang mendapat penugasan baru menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Para pejabat juga diharapkan segera menyesuaikan diri dengan tugas dan fungsi masing-masing serta melanjutkan program kerja yang telah berjalan.